Internationalmedia.co.id – News – Sebuah kasus pembunuhan sadis yang berujung mutilasi mengguncang Depok. Saepul (26), pelaku utama, kini telah berhasil diringkus aparat kepolisian setelah tega menghabisi nyawa pria berinisial K (51) di sebuah kontrakan di kawasan Cipayung. Penyelidikan mendalam masih terus dilakukan untuk menyingkap motif di balik aksi keji ini.
Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono, Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, mengungkapkan bahwa timnya tengah mengorek keterangan dari pelaku. Selain dugaan kuat adanya perampasan harta benda korban, termasuk motor dan ponsel, sebuah fakta mengejutkan turut terkuak: pelaku diduga memiliki orientasi sesama jenis.

Breggy menjelaskan, hubungan antara Saepul dan korban hanyalah sebatas kenalan melalui media sosial, tanpa ikatan yang lebih dalam. Saepul berhasil ditangkap di wilayah Pandeglang, Banten, pada dini hari tadi sekitar pukul 04.15 WIB. Dalam penangkapan itu, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti penting milik korban yang sempat dikuasai pelaku, seperti ponsel dan uang hasil penjualan ponsel serta motor korban.
Dari pengakuan Saepul yang terekam dalam video, terungkap kronologi mengerikan insiden tersebut. Ia mengaku kesal setelah ditampar oleh korban saat terjadi cekcok mulut. Saepul yang emosi kemudian mendorong korban hingga terjatuh dari tangga. Dalam kondisi panik dan marah, ia mengambil pisau dan menusuk korban di bagian pinggang.
Perlawanan yang diberikan korban justru semakin menyulut amarah Saepul. "Dia berontak lagi, menendang saya. Saya makin emosi," tutur Saepul dalam rekaman tersebut. Tanpa pikir panjang, Saepul kemudian memegang kepala korban dan menggorok lehernya hingga pria malang itu tewas.
Saepul mengakui bahwa keputusan untuk memutilasi jasad korban didasari oleh kesulitan memindahkan tubuh korban yang besar di area kontrakan yang ramai penduduk. Ia berharap tindakan itu dapat menghilangkan jejak kejahatannya. Setelah memutilasi, Saepul membuang pisau dan pakaian korban di tempat sampah di pinggir jalan raya kawasan Pitara, Depok, sebelum akhirnya melarikan diri dengan membawa serta motor dan ponsel korban yang kemudian dijualnya di Pandeglang. Pihak kepolisian internationalmedia.co.id akan terus mendalami kasus ini hingga tuntas.
