Internationalmedia.co.id – News – Isu panas mengenai potensi pergantian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo santer beredar, namun Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dengan tegas membantah kabar tersebut. Ketua Komisi III, Habiburokhman, menyatakan bahwa belum ada Surat Presiden (Surpres) dari Presiden terpilih Prabowo Subianto yang diterima DPR terkait isu pergantian pimpinan Korps Bhayangkara.
Menanggapi desas-desus yang menyebar luas, terutama di platform media sosial, Habiburokhman pada Selasa (4/8/2026) menegaskan bahwa informasi tersebut tidak berdasar. "Tidak benar ada surat presiden soal penggantian Kapolri," ujarnya kepada awak media. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi kebenarannya. "Kami mengimbau baiknya masyarakat jangan terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar dan tidak ada dasarnya," tambahnya, mengingatkan agar publik lebih bijak dalam menyaring informasi.

Senada dengan Habiburokhman, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni turut angkat bicara. Ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Sahroni mengungkapkan bahwa ia belum menerima informasi apa pun mengenai Surpres pergantian Kapolri. Menurutnya, jika memang ada, Komisi III pasti sudah mengetahuinya. "Belum, nggak ada masalahnya. Kalau isu dikirim kan kita udah tahu. Kalau kalian tanya pasti gua jawab. Masalahnya belum ada," kata Sahroni.
Sahroni lebih lanjut memuji kinerja Jenderal Sigit Prabowo selama menjabat sebagai Kapolri. Ia menilai, Sigit telah menjalankan tugasnya dengan profesionalisme tinggi. "Kinerja Kapolri bagus kok," tegas Sahroni. Ia mengakui bahwa isu pergantian memang kerap muncul, terutama mengingat masa jabatan yang cukup lama, namun hal itu tidak mengurangi penilaian positif terhadap Sigit. "Cuma kan isu terkait dengan bagaimana Kapolri diganti kan hembusannya kencang, wajar kan beliau udah 5 tahun, gitu," imbuhnya.
Meskipun ada dinamika dan tantangan dalam memimpin institusi sebesar Polri, Sahroni meyakini bahwa Sigit telah bekerja luar biasa dalam menjaga keamanan 280 juta penduduk Indonesia. "Tapi ini kan aspek profesionalisme yang dilakukan oleh Pak Sigit. Dia kan bekerja luar biasa loh," ucapnya. Ia menambahkan, wajar jika ada kekurangan, namun secara keseluruhan, kinerja Sigit patut diacungi jempol. Sahroni optimis bahwa Presiden Prabowo akan mempertahankan Jenderal Sigit, mengingat rekam jejak kinerjanya yang baik. "Tapi saya yakin Presiden mempertahankan Pak Sigit karena kinerjanya cukup baik," pungkasnya.
