Sebuah insiden kebakaran hebat melanda sebuah kompleks perkantoran dan gudang penyimpanan obat di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Peristiwa yang mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai Rp 3 miliar ini, menurut laporan awal, berawal dari sebuah ruang termal. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, api yang berkobar pada Selasa (28/7/2026) malam tersebut berhasil dipadamkan setelah pengerahan besar-besaran.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, menjelaskan bahwa api pertama kali terlihat oleh petugas keamanan. "Sekuriti melihat ada penyalaan api di lorong belakang sebelah kiri gudang mesin thermatik chamber (ruang pengondisian suhu obat)," ujar Asril pada Selasa (28/7/2026). Petugas keamanan sempat berupaya menjinakkan api dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun kobaran api yang cepat membesar membuat upaya tersebut sia-sia.

Objek yang dilalap si jago merah diketahui merupakan kantor sekaligus gudang obat milik PT MF. Laporan kebakaran diterima oleh pihak pemadam kebakaran pada pukul 18.48 WIB. Setelah perjuangan selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.13 WIB.
Untuk menanggulangi insiden ini, sebanyak 28 unit mobil pemadam kebakaran beserta 185 personel dikerahkan ke lokasi kejadian. Titik kebakaran berada di Jalan Kramat I RT 2 RW 1, Kelurahan Grogol Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Meskipun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan, dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada masalah kelistrikan. "Dugaan awal fenomena kelistrikan," kata Asril. Area yang terdampak oleh kobaran api diperkirakan mencapai 1.200 meter persegi. Beruntungnya, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai angka fantastis, yakni Rp 3 miliar.
