PAM JAYA, melalui Internationalmedia.co.id – News, mengumumkan jadwal perawatan rutin Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota yang dikelola oleh PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP). Pekerjaan vital ini akan berlangsung dari Jumat, 17 Juli 2026 hingga Rabu, 22 Juli 2026, berpotensi memengaruhi pasokan air bagi puluhan ribu pelanggan di sejumlah wilayah Jakarta.
Selama periode tersebut, sekitar 55.272 pelanggan di Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kapuk Muara, Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, dan Tegal Alur harus bersiap menghadapi penurunan tekanan air, bahkan penghentian sementara aliran. Langkah ini, meski menimbulkan ketidaknyamanan, disebut sebagai upaya krusial untuk menjaga keandalan sistem penyediaan air minum jangka panjang.

Direktur Operasional PAM JAYA, Syahrul Hasan, menegaskan bahwa perawatan instalasi adalah fondasi untuk memastikan kualitas dan kontinuitas layanan air kepada pelanggan. "Kami menyadari potensi ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima internationalmedia.co.id pada Selasa (14/7/2026). Oleh karena itu, ia mengimbau pelanggan untuk mempersiapkan cadangan air yang cukup. Perawatan ini juga merupakan bagian dari komitmen PAM JAYA untuk memastikan instalasi beroperasi optimal, aman, dan menghasilkan air minum sesuai standar Permenkes Nomor 2 Tahun 2023.
Untuk memitigasi dampak, PAM JAYA tidak tinggal diam. Bantuan distribusi air bersih melalui mobil tangki akan disiapkan secara gratis, baik untuk pelanggan rumah tangga maupun kebutuhan darurat di fasilitas pelayanan publik seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan yayasan sosial. Pelanggan yang membutuhkan dapat menghubungi Call Center PAM JAYA di 1500 223. Masyarakat juga diminta untuk menampung air sebagai persediaan sebelum pekerjaan dimulai dan menggunakannya secara bijak selama masa perawatan.
Pasokan air diperkirakan akan kembali normal secara bertahap mulai Kamis, 23 Juli 2026. PAM JAYA menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan, seraya berharap pengertian dan dukungan pelanggan demi terjaganya layanan air minum yang lebih baik di masa mendatang.
Senada, Direktur Utama PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP), Etty Susilowati, mengakui adanya potensi gangguan sementara pada pelayanan selama proses pekerjaan berlangsung. Namun, ia menekankan bahwa kegiatan ini telah direncanakan dan dikoordinasikan secara matang bersama PAM JAYA dan PT Jakpro Memiontec Air, dengan mempertimbangkan aspek teknis, keselamatan, dan kepentingan masyarakat secara menyeluruh.
