Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Wakil Ketua F-DPR Gerindra, Andre Rosiade, baru-baru ini menyoroti momen keakraban yang terjalin antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat Hari Bhayangkara ke-80. Menurut Andre, interaksi tersebut menjadi bukti nyata betapa hangat dan baiknya hubungan kedua tokoh nasional ini, menepis segala isu kerenggangan yang beredar.
Andre Rosiade menegaskan bahwa relasi antara Partai Gerindra, khususnya Ketua Umum Prabowo Subianto, dengan Presiden Jokowi berada dalam kondisi prima dan penuh kehangatan. Ia bahkan menyebut bahwa publik telah menjadi saksi langsung keharmonisan tersebut. "Hubungan Partai Gerindra maupun Pak Prabowo dengan Pak Jokowi sangat baik dan hangat. Dan itu terbukti kan, rakyat bisa menonton langsung betapa hangatnya Pak Prabowo dengan Pak Jokowi di HUT Polri yang 1 Juli yang lalu," ujar Andre kepada jurnalis di kawasan Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (4/7/2026).

Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat itu menambahkan, hubungan baik tersebut bukan hanya sebatas formalitas. Ia mengungkapkan bahwa Jokowi kerap menyampaikan salam khusus untuk Presiden Prabowo serta para petinggi Partai Gerindra. Andre menceritakan pengalamannya sendiri saat bertemu Jokowi secara tidak sengaja, misalnya di lapangan sepak bola. "Saya yang menyaksikan langsung dan saya juga berapa kali ketemu dengan Pak Jokowi ya, secara tidak sengaja ya. Misalnya di lapangan bola. Kebetulan saya dukung Semen Padang, Pak Jokowi dukung Persis Solo, gitu kan," tuturnya. Ia melanjutkan, setiap pertemuan selalu diwarnai kehangatan, dengan Jokowi tak lupa menitipkan salam untuk Prabowo dan Dasco.
Dengan tegas, Andre Rosiade menepis segala spekulasi mengenai kerenggangan atau ‘hubungan panas dingin’ antara Presiden Prabowo dan Jokowi. Ia memastikan bahwa isu-isu semacam itu tidak berdasar. "Menurut saya, ya kita tidak usah mendengarkan kabar-kabar burung yang tidak benar isunya," imbuhnya, menyerukan agar masyarakat tidak mudah termakan rumor.
Momen yang menjadi sorotan utama terjadi saat upacara Hari Bhayangkara ke-80 Polri di Pusat Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Berbeda dengan tamu lainnya, Presiden Prabowo dan Presiden ke-7 Jokowi menunjukkan gestur saling hormat saat berpapasan, sebuah pemandangan yang menarik perhatian banyak pihak.
Saat tiba di lokasi, Presiden Prabowo menyalami satu per satu tamu kehormatan. Ketika tiba di hadapan Jokowi, yang duduk di samping istri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid, Prabowo memberikan hormat. Gestur tersebut langsung dibalas dengan sikap hormat yang sama oleh Jokowi, sebelum keduanya kemudian bersalaman hangat.
Selain Jokowi, acara penting tersebut juga dihadiri oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla. Setelah berinteraksi dengan Jokowi, Prabowo melanjutkan menyalami sejumlah tokoh penting lainnya, termasuk Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, hingga Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto. Prabowo kemudian menempati kursi yang telah disiapkan di panggung utama, bersebelahan dengan Wapres Gibran Rakabuming Raka dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto juga terlihat duduk sejajar.
Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih turut hadir memeriahkan acara, di antaranya Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menko Bidang PMK Pratikno, Menteri Agama Nasaruddin Umar, hingga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, menunjukkan dukungan penuh terhadap institusi Polri dan kehadiran para pemimpin negara.
