Internationalmedia.co.id – News – Sebuah langkah signifikan dalam upaya pemenuhan kebutuhan hunian layak di Indonesia baru saja terwujud. PT Lippo Cikarang secara resmi menghibahkan lahan seluas 30 hektare di kawasan Meikarta untuk mendukung program ambisius "3 Juta Rumah". Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan komitmennya untuk mempercepat seluruh proses administrasi hibah ini, memastikan lahan tersebut segera dapat dimanfaatkan.
Penandatanganan dokumen komitmen penghibahan lahan tersebut berlangsung di Wisma Danantara, Jakarta, pada Senin (29/6). Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif Lippo Cikarang.

"Atas nama pemerintah, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Lippo Cikarang atas komitmen hibah lahan ini. Mudah-mudahan langkah ini dapat menjadi contoh dan diikuti oleh pihak swasta lainnya," ujar Nusron, seperti dikutip internationalmedia.co.id, Senin (29/6). Ia menambahkan, "Kami berkomitmen mempercepat proses hibah agar para pihak yang ingin membantu pemerintah tidak kapok akibat proses yang terlalu lama."
Untuk merealisasikan janji percepatan tersebut, Kementerian ATR/BPN tidak akan menunda. Nusron memastikan koordinasi intensif akan segera dilakukan dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan serta pihak-pihak terkait lainnya. Tujuannya jelas: menuntaskan proses administrasi hibah secepat mungkin agar pembangunan rumah bagi masyarakat dapat segera dimulai.
"Insyaallah besok kami langsung rapat dengan jajaran bersama teman-teman dari DJKN. Kita lihat dokumennya, mudah-mudahan kurang dari satu bulan sudah selesai. Selama bahan bakunya clean and clear, mana yang bisa kita laksanakan akan langsung kita laksanakan," tegas Nusron, menunjukkan keseriusan kementeriannya.
Lahan seluas 30 hektare di kawasan Meikarta, Cikarang, ini rencananya akan dialokasikan untuk pembangunan rumah susun (rusun) yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Inisiatif ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap "Program 3 Juta Rumah", salah satu program prioritas yang diusung oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
Penandatanganan dokumen komitmen ini turut disaksikan oleh sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Ketua Badan Pengelola Investasi Danantara, serta jajaran Direksi PT Lippo Group. Dari Kementerian ATR/BPN, Menteri Nusron Wahid didampingi oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Achmad, serta Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, PPAT, dan Mitra Kerja, Ana Anida.
