Sebuah tragedi memilukan mengguncang Kabupaten Jayapura, Papua. Seorang remaja putri berusia 15 tahun, berinisial DEP, harus meregang nyawa setelah dibakar oleh ibu tirinya sendiri, DY (67). Insiden mengerikan ini, yang dipicu oleh percekcokan, terjadi di sebuah kedai pinang di pinggir jalan menuju Kalkhote, Kampung Nolokla, Sentani Timur. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu malam, 6 Juni, sekitar pukul 22.40 WIT.
Menurut keterangan yang dihimpun dari sejumlah saksi, seperti disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean kepada internationalmedia.co.id, pertengkaran hebat antara korban dan terduga pelaku menjadi pemicu utama. Dalam kondisi emosi yang memuncak, DY diduga kuat menyiramkan bahan bakar ke tubuh DEP, lalu menyulut api yang langsung membakar gadis malang itu.

Meskipun tubuhnya dilalap api, DEP sempat menunjukkan perjuangan luar biasa untuk menyelamatkan diri. Ia berlari mencari pertolongan dan bahkan menceburkan diri ke dalam kolam penampungan air. Korban kemudian segera dilarikan ke Rumah Sakit Dian Harapan untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka bakar parah yang dideritanya.
Namun, setelah berjuang selama 12 hari dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Dian Harapan, nyawa DEP tidak dapat tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia akibat luka bakar yang dideritanya. AKP Axel Panggabean menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus memproses kasus ini secara profesional dan transparan, memastikan keadilan bagi korban.
