Jakarta – Sebuah insiden memilukan yang menimpa seorang bocah berusia 6 tahun, korban perundungan hingga tersetrum listrik, telah berujung pada penutupan Taman Kramat di Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Internationalmedia.co.id – News mengamati bahwa taman yang sebelumnya menjadi tempat bermain anak-anak tersebut kini tidak dapat diakses oleh publik.
Berdasarkan pantauan Internationalmedia.co.id di lokasi, Jumat (12/6), Taman Kramat kini dikelilingi pagar setinggi 1,7 meter dengan kedua pintu masuknya terkunci rapat menggunakan gembok, menandakan larangan akses bagi siapa pun. Taman ini sendiri terletak di tengah pemukiman padat dan hanya bisa dijangkau melalui Jalan Gang 21.

Tiang listrik yang menjadi penyebab insiden tersetrumnya bocah malang tersebut berada di sisi ujung timur taman, berdekatan dengan pagar tembok. Pihak kepolisian telah bergerak cepat mengamankan dua remaja yang diduga terlibat dalam aksi perundungan ini.
Salah satu pelaku yang masih di bawah umur telah dikembalikan kepada orang tuanya, namun proses hukum terhadapnya tetap berlanjut. "Satu dikembalikan ke orang tuanya, tapi tetap laporan," jelas Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, saat dihubungi Internationalmedia.co.id. Sementara itu, pelaku lainnya yang sudah dewasa kini ditahan untuk pendalaman lebih lanjut.
Kasat PPA-PPO Polres Jakpus, Kompol Rita Oktavia, sebelumnya mengungkapkan bahwa peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (7/6). Korban dan para pelaku diketahui merupakan teman sepermainan dan bertetangga. "Memang sudah ada banyak anak-anak di situ kan. Memang yang terduga pelaku ini memang rumahnya berdekatan, nggak jauh, paling satu, satu RW-lah sama keluarga korban. Jadi memang mereka teman main," terang Rita kepada wartawan, termasuk Internationalmedia.co.id, Jumat (12/6).
Menurut Rita, kedua terduga pelaku mengangkat tubuh korban, mengayunkannya, dan membawanya ke arah tiang listrik. "Akhirnya mungkin memang udah punya niat itu, itu kan dia dipegang tangan-tangannya sama kaki-kakinya kan dia pegang, terus kayak diayun-ayunkan juga gitu kan, sampai dia kakinya itu dikangkangin sampai dimasukkan ke tiang itu kan, di tengah-tengah," paparnya. Kaki korban kemudian ditempelkan ke tiang listrik, yang diduga kuat menjadi pemicu tersetrumnya bocah tersebut hingga akhirnya jatuh pingsan.
