Kabar duka menyelimuti Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, setelah seorang wanita bernama Elisabet Yamalau (44) ditemukan tewas mengenaskan, ditelan seekor ular piton berukuran fantastis 7,8 meter. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, sang suami, Benyamin Lanto (52), menjadi saksi pilu saat menemukan sebagian tubuh istrinya sudah berada di dalam mulut reptil raksasa tersebut.
Insiden tragis ini bermula pada Selasa (9/11) sore, sekitar pukul 15.30 WIT, ketika Elisabet Yamalau berangkat seorang diri menuju kebunnya di hutan Desa Ratahay, Kecamatan Taliabu Barat. Kebun yang berjarak hanya sekitar 300 meter dari kediaman mereka itu menjadi tujuan Elisabet untuk memindahkan sapi. Namun, hingga pukul 18.15 WIT, sang istri tak kunjung kembali ke rumah, memicu kekhawatiran Benyamin.

Merasa ada yang tidak beres, Benyamin Lanto akhirnya memutuskan untuk menyusul istrinya ke kebun. "Suami korban merasa khawatir, kemudian menyusul korban ke kebun guna memastikan keadaannya. Saat itu, korban ke kebun untuk memindahkan sapi," terang Kapolres Pulau Taliabu, AKBP Adnan Wahyu Kashogi, seperti dikutip dari laporan internationalmedia.co.id pada Kamis (11/6).
Setibanya di lokasi, pemandangan mengerikan langsung menyambut Benyamin. Ia mendapati istrinya sudah berada dalam lilitan erat dan sebagian tubuhnya mulai ditelan seekor ular piton berukuran sangat besar, mencapai 7,8 meter. Tanpa berpikir panjang, Benyamin segera berupaya menyelamatkan istrinya. Dengan alat seadanya, ia nekat memotong kepala ular raksasa tersebut.
Setelah berhasil melumpuhkan reptil mematikan itu, Benyamin dengan susah payah mengeluarkan tubuh Elisabet dari lilitan dan mulut ular. Namun, harapan untuk menemukan istrinya masih hidup pupus sudah. "Setelah berhasil dievakuasi, korban diketahui sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian," imbuh Adnan, mengonfirmasi tragedi tersebut.
