Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Iran Ajak Trump Adu Nyali di Teluk Persia
Trending Indonesia

Iran Ajak Trump Adu Nyali di Teluk Persia

GunawatiBy Gunawati16-03-2026 - 16.00Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Iran Ajak Trump Adu Nyali di Teluk Persia
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Teheran – Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak setelah Iran, melalui Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), melontarkan tantangan terbuka kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Teheran menolak keras klaim Washington yang menyebut kemampuan angkatan lautnya telah hancur, dan justru mengundang armada perang AS untuk berlayar ke Teluk Persia, "jika memang berani".

Menurut Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naini, juru bicara IRGC, Selat Hormuz sepenuhnya berada di bawah kendali Angkatan Laut Iran, menegaskan kedaulatan penuh Teheran atas jalur perairan vital tersebut. Naini secara provokatif mempertanyakan klaim Trump sebelumnya mengenai kehancuran angkatan laut Iran, seraya menantang, "Jika dia (Trump) berani, biarkan dia mengirimkan kapal-kapalnya ke wilayah Teluk Persia."

Iran Ajak Trump Adu Nyali di Teluk Persia
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Tidak berhenti di situ, Naini juga mengklaim bahwa pasukannya telah meluncurkan sekitar 7.000 rudal dan 3.600 drone yang menargetkan posisi AS dan Israel. Ia menegaskan bahwa konflik hanya akan berakhir ketika "musuh" mengakui kekuatan militer dan kemampuan pencegahan sosial Iran. "Kami bertekad untuk menghukum agresor dan akan melanjutkan serangan-serangan berat dan destruktif kami terhadap musuh," tegas Naini.

Konteks ketegangan ini bukan tanpa alasan. Situasi di Timur Tengah memang memanas drastis sejak 28 Februari lalu, ketika AS dan Israel melancarkan serangan gabungan berskala besar terhadap Iran. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 1.300 orang, termasuk pemimpin tertinggi negara itu, mendiang Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Teheran melancarkan gelombang serangan rudal dan drone ke berbagai target di Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS. Selain itu, Iran juga telah menutup Selat Hormuz secara efektif untuk sebagian besar kapal tanker sejak awal Maret, meskipun beberapa kapal Iran dan sejumlah kecil kapal dari negara lain masih dilaporkan berhasil melintasi jalur strategis tersebut.

Saksikan Live Internationalmedia.co.id Sore:

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Timur Tengah Memanas Dunia Menahan Napas

16-03-2026 - 18.45

Israel Kunci Al Aqsa Liga Arab Beri Peringatan Keras

16-03-2026 - 18.30

Iran Naikkan Gaji 60 Persen di Tengah Perang Besar

16-03-2026 - 18.15

Menlu Iran Ungkap Alasan Pribadi Trump Serang Negaranya

16-03-2026 - 18.00

16-03-2026 - 16.45

Abu Dhabi Berdarah Bandara Dubai Lumpuh

16-03-2026 - 16.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.