Internationalmedia.co.id – Lebih dari 600 orang dilaporkan kabur dari pusat penipuan online di Myanmar dan menyeberang ke Thailand, menyusul serbuan militer. Selain itu, ada sejumlah berita internasional lain yang tak kalah menarik perhatian pada hari ini.
Thailand Geger Wamen Keuangan Diduga Terlibat Sindikat Online?

Wakil Menteri Keuangan Thailand, Vorapak Tanyawong, mengundurkan diri di tengah tuduhan keterkaitan dengan pusat penipuan online di Kamboja. Perdana Menteri Thailand sebelumnya telah meminta klarifikasi tertulis dari Vorapak terkait tuduhan tersebut.
Trump Murka Sanksi Berat Hantam Raksasa Minyak Rusia!
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan minyak raksasa Rusia. Langkah ini diambil setelah pembicaraan dengan Presiden Vladimir Putin terkait konflik Ukraina menemui jalan buntu. Uni Eropa juga turut mengumumkan sanksi baru untuk menekan Rusia.
AS Beri Lampu Kuning Israel Jangan Sentuh Tepi Barat!
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, memperingatkan Israel untuk tidak mencaplok Tepi Barat. Rubio menyebut langkah tersebut dapat mengancam kesepakatan damai di Gaza. Peringatan ini muncul setelah parlemen Israel membahas rancangan undang-undang tentang aneksasi Tepi Barat.
Wapres AS: Melucuti Hamas Bukan Akhir dari Segalanya!
Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, menekankan beratnya tugas melucuti senjata Hamas dan membangun masa depan damai bagi Gaza. Vance menyampaikan hal ini saat berkunjung ke Israel, sebagai bagian dari upaya diplomatik mendukung rencana perdamaian yang diusulkan Presiden Trump.
Ratusan Orang Lari dari Myanmar, Ada Apa?
Sebanyak 677 orang melarikan diri dari pusat penipuan KK Park di Myanmar dan menyeberang ke Thailand. Pejabat Thailand, Sawanit Suriyakul Na Ayutthaya, menyebutkan bahwa mereka menyeberangi Sungai Moei setelah kompleks tersebut diserbu militer Myanmar. Kompleks ini dikenal sebagai tempat operasi penipuan online yang menargetkan korban melalui hubungan asmara dan bisnis.
