Internationalmedia.co.id – Presiden Tiongkok, Xi Jinping, menyampaikan duka mendalam atas tragedi kebakaran yang melanda sejumlah apartemen di Hong Kong, yang hingga kini telah merenggut nyawa sedikitnya 55 orang. Xi menginstruksikan perwakilan Beijing di Hong Kong untuk mengerahkan "upaya maksimal" dalam membantu penanganan situasi darurat tersebut.
Xi Jinping menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan semua pihak yang terdampak bencana ini. Melalui instruksinya, Xi menekankan pentingnya "segala upaya yang memungkinkan" untuk meminimalkan korban jiwa dan kerugian akibat kebakaran.

"Dia (Xi Jinping) menyerukan upaya maksimal untuk memadamkan kebakaran dan meminimalkan korban jiwa dan kerugian," demikian pernyataan resmi yang dirilis oleh Xinhua.
Xi juga memerintahkan otoritas terkait untuk fokus pada pencarian dan penyelamatan, perawatan intensif bagi korban luka, serta memberikan dukungan dan penghiburan kepada keluarga yang berduka.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Xi Jinping mengalokasikan dana sebesar 2 juta Yuan (sekitar Rp 4,7 miliar) untuk bantuan darurat yang akan disalurkan melalui Palang Merah setempat. Dana ini akan digunakan untuk mendanai penyelamatan darurat, bantuan kemanusiaan, dan dukungan lebih lanjut sesuai kebutuhan di lapangan.
Menurut laporan terbaru dari departemen pemadam kebakaran Hong Kong, kebakaran yang melanda kompleks permukiman Wong Fuk Court di distrik Tai Po telah menyebabkan sedikitnya 55 orang meninggal dunia. Selain itu, 123 orang lainnya, termasuk delapan petugas pemadam kebakaran, mengalami luka-luka dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
Pemimpin pemerintah Hong Kong, John Lee, mengungkapkan bahwa sebanyak 279 orang masih belum diketahui keberadaannya sejak kebakaran terjadi pada Rabu siang. Pemerintah Hong Kong terus berupaya untuk mengidentifikasi dan menemukan mereka yang hilang.
