Internationalmedia.co.id, Jakarta – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengisyaratkan langkah agresif dalam upaya memerangi perdagangan narkoba Venezuela. Dalam pernyataan terbarunya, Trump menyebutkan bahwa operasi untuk menghentikan peredaran narkoba melalui jalur darat akan segera dimulai, meningkatkan tensi hubungan kedua negara.
Pernyataan ini disampaikan Trump saat melakukan konferensi video dengan pasukan AS dalam rangka perayaan Thanksgiving. Di hadapan unit pengebom Angkatan Udara yang berbasis di Texas, Trump mengungkapkan bahwa upaya untuk menghalangi pengedar narkoba Venezuela telah dilakukan secara intensif dalam beberapa minggu terakhir.

Sebelumnya, militer AS telah melancarkan serangkaian serangan udara terhadap kapal-kapal yang diduga menyelundupkan narkoba di perairan internasional. Namun, klaim ini belum didukung dengan bukti yang kuat. Serangan-serangan tersebut, yang menyasar kawasan Karibia dan Pasifik timur, dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 83 orang.
Trump mengklaim bahwa upaya AS telah berhasil menghentikan sekitar 85 persen perdagangan narkoba melalui laut. "Anda mungkin memperhatikan bahwa orang-orang tidak ingin mengirimkan melalui laut, dan kita akan mulai menghentikan mereka melalui darat," ujarnya. "Juga, jalur darat lebih mudah, tetapi itu akan segera dimulai," tambahnya, tanpa menjelaskan secara rinci tindakan apa yang dimaksud.
Pernyataan Trump ini muncul di tengah meningkatnya tekanan pemerintahan AS terhadap Venezuela. Meskipun demikian, Trump juga sempat mengisyaratkan keterbukaan untuk berdialog dengan pemimpin Venezuela, Nicolas Maduro, dalam beberapa hari terakhir. Langkah apa yang akan diambil AS selanjutnya? Kita tunggu saja.
