Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump baru-baru ini melancarkan kritik tajam terhadap Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) serta sejumlah sekutu kunci Washington. Trump secara terbuka menyatakan kekecewaannya, menuding negara-negara tersebut minim kontribusi dalam upaya AS menghadapi Iran. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, pernyataan kontroversial ini disampaikan Trump dalam sebuah konferensi pers, seperti dilansir Al Jazeera pada Selasa (7/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Trump tidak segan mengulang kembali pandangannya yang sering ia sampaikan bahwa NATO tak lebih dari "macan kertas". Tak hanya itu, ia juga secara spesifik menyoroti Australia, Jepang, dan Korea Selatan, dengan tegas menyatakan bahwa ketiga negara tersebut "tidak membantu kita" dalam konteks konflik dengan Iran.

Mantan Presiden AS itu kemudian mengungkit besarnya kontribusi Amerika Serikat dalam menjaga keamanan sekutunya. Ia menyebutkan pengerahan puluhan ribu prajurit AS di Jepang, yang menurutnya bertujuan melindungi negara matahari terbit itu dari ancaman militer Korea Utara. "Kita memiliki 50.000 tentara di Jepang untuk melindungi mereka dari Korea Utara," tegas Trump, mengutip pernyataan lamanya.
Senada dengan Jepang, Trump juga menyoroti keberadaan puluhan ribu pasukan AS di semenanjung Korea Selatan. "Kita memiliki 45.000 tentara di Korea Selatan," tambahnya, menggarisbawahi upaya perlindungan serupa yang diberikan Washington kepada Seoul. Kritik ini mengindikasikan adanya ketegangan baru antara AS dan para sekutunya terkait pembagian beban dalam isu-isu keamanan global.

