Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Trump Murka Inggris China Berbisnis
Trending Indonesia

Trump Murka Inggris China Berbisnis

GunawatiBy Gunawati30-01-2026 - 21.15Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Trump Murka Inggris China Berbisnis
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Washington DC – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunjukkan kemarahannya atas kedekatan yang semakin erat antara Inggris, sekutu tradisional AS, dengan Tiongkok. Dalam pernyataan yang dilansir Internationalmedia.co.id – News, Trump menyebut langkah London untuk berurusan dengan Beijing sebagai "sangat berbahaya."

Kegeraman Trump ini muncul setelah Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer melakukan kunjungan penting ke Beijing pekan ini. Kunjungan Starmer, yang merupakan yang pertama bagi seorang PM Inggris sejak tahun 2018, bertujuan untuk melakukan pembicaraan langsung dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Selama di sana, Starmer dilaporkan menandatangani beberapa perjanjian kerja sama, menandai langkah signifikan dalam hubungan kedua negara.

Trump Murka Inggris China Berbisnis
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Saat dimintai tanggapan oleh wartawan mengenai keputusan Inggris untuk "berbisnis" dengan Tiongkok, Trump dengan tegas menyatakan, "Iya, sangat berbahaya bagi mereka untuk melakukan hal itu." Kunjungan ini sendiri merupakan bagian dari tren yang lebih luas di mana sejumlah pemimpin Barat berupaya mendekati Beijing, sebuah pergeseran yang banyak dilihat sebagai respons terhadap kebijakan AS yang semakin tidak dapat diprediksi.

Tidak hanya Inggris, sebelumnya PM Kanada Mark Carney juga telah mengunjungi Tiongkok pada pertengahan Januari. Kunjungan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan di bidang perdagangan dan pariwisata. Menanggapi hal ini, Trump mengancam akan mengenakan tarif sebesar 100 persen terhadap impor Kanada jika negara tersebut terus membuat kesepakatan lebih lanjut dengan Beijing. Namun, Carney menepis ancaman tersebut sebagai taktik negosiasi belaka.

Trump kemudian melanjutkan komentarnya dengan memperingatkan Kanada. "Menurut saya, akan lebih berbahaya bagi Kanada untuk berbisnis dengan Tiongkok. Kanada sedang tidak baik-baik saja. Mereka melakukannya dengan sangat buruk, dan Anda tidak bisa melihat Tiongkok sebagai jawabannya," tegas Trump, menyoroti kekhawatirannya akan dampak ekonomi dan geopolitik yang mungkin timbul dari hubungan yang terlalu erat dengan Beijing.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Syarat Tak Terduga Iran Buka Selat Hormuz

11-03-2026 - 03.15

Putin Bergerak Cepat Demi Damai Timur Tengah

11-03-2026 - 03.00

Trump Umumkan Perang Iran Tuntas Lebih Cepat

10-03-2026 - 23.15

Pangkalan AS Israel Diserang Rudal Iran Gelombang Terbaru

10-03-2026 - 23.00

Pukulan Telak AS ke Jantung Rudal Iran

10-03-2026 - 21.45

Panggilan Penting Putin ke Trump Nasib Perang Iran Dipertaruhkan

10-03-2026 - 21.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.