Internationalmedia.co.id – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menuai kontroversi dengan melontarkan hinaan kepada seorang jurnalis wanita. Insiden ini terjadi saat sesi tanya jawab di kediamannya di Florida, Kamis (28/11) waktu setempat, setelah insiden penembakan yang melibatkan dua anggota Garda Nasional AS di dekat Gedung Putih.
Trump merespons pertanyaan jurnalis tersebut dengan nada merendahkan, "Apakah Anda bodoh? Apakah Anda orang bodoh?" Pertanyaan yang memicu reaksi keras Trump adalah mengenai alasan dirinya menyalahkan mantan Presiden Joe Biden terkait proses pemeriksaan migran asal Afghanistan.

Penembakan yang terjadi pada Rabu (26/11), hanya berjarak dua blok dari Gedung Putih, dilakukan oleh seorang migran Afghanistan yang masuk ke AS pasca penarikan pasukan AS dari Kabul pada tahun 2021. Jurnalis tersebut mempertanyakan mengapa Trump menyalahkan Biden, sementara sejumlah pejabat di pemerintahannya sendiri menyatakan bahwa warga Afghanistan yang diizinkan masuk ke AS telah melalui proses pemeriksaan yang ketat.
Trump membela diri dengan nada tinggi, "Karena mereka membiarkannya masuk," sambil menunjukkan foto pesawat militer AS yang penuh sesak dengan pengungsi saat Taliban kembali berkuasa. "Mereka datang bersama ribuan orang lainnya yang seharusnya tidak berada di sini, dan Anda hanya melontarkan pertanyaan karena Anda orang bodoh," tambahnya.
Perilaku kasar dan hinaan verbal memang menjadi ciri khas Trump selama masa jabatannya. Ia kerap kali menunjukkan kemarahan khusus terhadap jurnalis wanita. Sebelumnya, pada Rabu (26/11), Trump juga mengecam laporan New York Times yang menyoroti usianya dan tanda-tanda kelelahan. Ia bahkan menyebut penulis artikel tersebut dengan sebutan "jelek". Tindakan ini sekali lagi memicu kritik terhadap gaya komunikasi Trump yang dianggap tidak pantas dan merendahkan.
