Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Tragedi Memilukan: 39 Anak Tak Berdosa Tewas dalam Perang Kartel Narkoba Meksiko
Trending Indonesia

Tragedi Memilukan: 39 Anak Tak Berdosa Tewas dalam Perang Kartel Narkoba Meksiko

GunawatiBy Gunawati10-05-2025 - 20.05Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Tragedi Memilukan: 39 Anak Tak Berdosa Tewas dalam Perang Kartel Narkoba Meksiko
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan tragedi mengerikan yang terjadi di Sinaloa, Meksiko. Perang antar kartel narkoba telah merenggut nyawa 39 anak-anak tak berdosa. Kekejaman ini menambah daftar panjang korban akibat bisnis haram yang telah lama mencengkeram negara tersebut. Bukan hanya penyalahgunaan narkoba yang merusak, namun perang antar kartel juga menimbulkan malapetaka bagi masyarakat sipil, khususnya anak-anak.

Pertikaian antara dua faksi kartel narkoba di Sinaloa telah berlangsung selama berbulan-bulan. Konflik ini telah menimbulkan korban jiwa yang sangat besar, termasuk puluhan anak-anak yang menjadi korban kekerasan brutal. Oscar Loza, Presiden Komisi Hak Asasi Manusia Negara Bagian Sinaloa, mengungkapkan fakta pilu tersebut kepada AFP pada Sabtu (10/5/2025). "Tiga puluh sembilan anak di bawah umur tewas dalam konflik bersenjata ini," tegasnya.

Tragedi Memilukan: 39 Anak Tak Berdosa Tewas dalam Perang Kartel Narkoba Meksiko
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dua gadis berusia 7 dan 12 tahun menjadi korban tewas dalam baku tembak antara kelompok bersenjata dan pasukan keamanan pada Senin (5/5). Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun juga mengalami luka-luka bersama orang tuanya dan dua kerabat lainnya. Loza menambahkan, "Kapan orang-orang akan pulih dari luka yang begitu dalam dan menyakitkan? Tidak akan pernah. Luka itu akan selalu ada, bukan karena jumlah, tetapi karena senyuman yang telah padam." Ungkapan tersebut menggambarkan kepedihan mendalam atas hilangnya nyawa anak-anak yang tak bersalah.

Perang ini bermula dari perebutan kekuasaan antar faksi, dipicu oleh penangkapan salah satu pendiri kartel pada bulan Juli lalu. Insiden penembakan terjadi di Badiraguato, tempat kelahiran Joaquin ‘El Chapo’ Guzman, gembong narkoba terkenal yang kini mendekam di penjara. Konflik internal ini diperkirakan melibatkan anggota geng yang setia kepada El Chapo dan putra-putranya dengan kelompok yang berpihak kepada Ismael ‘El Mayo’ Zambada.

Lebih dari 1.200 orang tewas dan 1.400 orang hilang akibat konflik ini. Ketakutan dan teror menyelimuti penduduk Sinaloa, sementara bisnis di Culiacan dan kota-kota lain terdampak parah. Tragedi ini menjadi bukti nyata betapa dahsyatnya dampak perang kartel narkoba bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang menjadi korban paling rentan.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Tragedi Suriah Trump Siap Balas Dendam

14-12-2025 - 12.00

Horor di Kampus Ivy League Trump Angkat Bicara

14-12-2025 - 10.15

Mahasiswi Brown Ungkap Detik Detik Mencekam

14-12-2025 - 10.00

Kampus Brown Berdarah Pelaku Masih Buron

14-12-2025 - 07.30

Suriah Berdarah Prajurit AS Tewas Ditembak ISIS

14-12-2025 - 07.15

Malam Mencekam Kampus Brown

14-12-2025 - 07.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.