Internationalmedia.co.id – News – Menjelang duel sengit antara Persija Jakarta dan Persib Bandung yang dijadwalkan berlangsung esok hari di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, aparat kepolisian telah mengambil langkah antisipatif dengan menyiapkan penyekatan di tiga wilayah strategis. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah kehadiran suporter Persib Bandung di lokasi pertandingan, sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Wakapolda Metro Jaya, Irjen Dekananto Eko Purwono, mengonfirmasi persiapan ini pada Jumat lalu, menekankan pentingnya kolaborasi lintas Polda dalam menjaga keamanan. "Kami bekerja sama dengan Polda Jabar dan Polda Banten untuk melakukan kegiatan penyekatan sebagai bentuk preventif atau antisipasi," jelas Irjen Dekananto saat Apel Siaga Jakarta bersama The Jakmania di kawasan GBK.

Ia merinci tiga lokasi utama yang menjadi fokus penyekatan. Ketiganya adalah Tangerang Kota, yang berbatasan langsung dengan wilayah Banten; Karawang, yang menjadi pintu masuk dari arah Bekasi; serta Bogor, yang berbatasan dengan Depok. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada letak geografis yang strategis untuk memantau dan membatasi pergerakan massa dari luar Jakarta.
Untuk menjamin kelancaran dan keamanan pertandingan, sebanyak 17.800 personel gabungan akan diterjunkan. Pasukan pengamanan ini terdiri dari Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, serta unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Wakapolda Dekananto menjelaskan, penyekatan ini menjadi sangat penting mengingat suporter Persib Bandung secara tegas dilarang hadir langsung di SUGBK. Larangan tersebut, menurutnya, telah tercantum dalam izin keramaian yang dikeluarkan oleh Mabes Polri berdasarkan rekomendasi dari Polda Metro Jaya, sejalan dengan regulasi FIFA.
"Sesuai dengan regulasi FIFA, suporter dari Persib dilarang untuk hadir di GBK," tegas Wakapolda. Ia menambahkan bahwa kebijakan serupa juga akan diterapkan secara resiprokal; ketika Persija bertanding di Bandung, suporter Jakmania juga tidak diizinkan untuk hadir. Lebih lanjut, Irjen Dekananto menyampaikan harapannya agar The Jakmania, kelompok suporter Persija, dapat memegang teguh komitmen mereka untuk menjaga ketertiban dan keamanan. "Kami yakin dengan komitmen yang sudah dibuat oleh teman-teman Jakmania, bahwa mereka berjanji akan tertib, baik sebelum, saat, maupun setelah pertandingan selesai," pungkasnya.
