Internationalmedia.co.id memberitakan penangkapan Simon Leviev (34), penipu asal Israel yang terkenal lewat dokumenter Netflix "The Tinder Swindler". Leviev, yang juga dikenal dengan nama asli Shimon Yehuda Hayut, ditangkap di Bandara Batumi, Georgia, Amerika Serikat, atas permintaan Interpol. Informasi ini disampaikan juru bicara Kementerian Dalam Negeri Georgia, Tato Kuchava, kepada AFP pada Selasa (16/9/2025).
Penangkapan ini mengakhiri pelarian Leviev yang selama ini menjadi buruan internasional. Seperti yang diungkap dalam film dokumenter tersebut, pria ini menjalankan modus operandi penipuan cinta yang licik. Antara tahun 2017 hingga 2019, ia memanfaatkan aplikasi kencan Tinder untuk memikat para korbannya dengan citra palsu sebagai pewaris kaya raya. Gaya hidup mewah yang dipamerkan, termasuk pengawal dan jet pribadi, ternyata hanyalah tipu daya untuk menjerat korbannya dan mendapatkan uang dalam jumlah besar yang tak pernah dikembalikan.

Skema "catfishing" yang digunakan Leviev terbukti sangat efektif. Ia berhasil menipu sejumlah perempuan di Norwegia, Finlandia, dan Swedia, dengan total kerugian mencapai sekitar 10 juta dolar AS. Dokumenter Netflix yang dirilis tahun 2022 mendokumentasikan kisah para korban dan memperlihatkan kelicikan Leviev dalam menjalankan aksinya. Kini, dengan penangkapannya, keadilan mulai bergerak untuk para korban penipuan ini.
