Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Tarif Impor Turun, Kemenangan Besar Kamboja?
Trending Indonesia

Tarif Impor Turun, Kemenangan Besar Kamboja?

GunawatiBy Gunawati09-07-2025 - 04.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Tarif Impor Turun, Kemenangan Besar Kamboja?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kabar mengejutkan datang dari Kamboja. Internationalmedia.co.id melaporkan bahwa pemerintah Kamboja menyambut gembira pengurangan tarif impor yang sebelumnya dipatok Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Tarif yang awalnya mengancam mencapai 49 persen, kini diturunkan menjadi 36 persen. Keputusan ini disebut sebagai "kemenangan besar" oleh pihak Kamboja.

Awalnya, Trump melayangkan ancaman tarif tinggi pada April lalu, sebagai tekanan agar Kamboja mau menyepakati kesepakatan perdagangan dengan Amerika Serikat. Namun, pada Senin (7/7) waktu setempat, Trump menurunkan ancaman tersebut dan memperpanjang tenggat waktu negosiasi hingga 1 Agustus mendatang.

Tarif Impor Turun, Kemenangan Besar Kamboja?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Ini kemenangan besar bagi Kamboja di tahap awal negosiasi tarif," ungkap Wakil Perdana Menteri Kamboja, Sun Chanthol, kepada wartawan di Phnom Penh, Selasa (8/7). Ia menambahkan, "Kita sangat berhasil dalam negosiasi dan masih punya peluang untuk bernegosiasi lebih lanjut guna menurunkan tarif lebih jauh."

Sebelumnya, media New York Times memberitakan bahwa Trump menetapkan bea masuk baru untuk 14 negara, termasuk Jepang, Korea Selatan, dan Indonesia, yang akan berlaku mulai 1 Agustus 2025. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi perdagangan Trump yang menargetkan negara-negara dengan neraca perdagangan yang tidak seimbang dengan AS.

Gedung Putih sempat menunda kenaikan tarif impor selama 90 hari sebagai upaya membuka peluang negosiasi. Penundaan yang seharusnya berakhir 9 Juli ini, kini berujung pada pembaruan ancaman tarif 25 persen untuk produk dari Jepang dan Korea Selatan, serta surat resmi kepada 14 negara lain termasuk Indonesia yang dikenai tarif impor 32 persen. Surat tersebut berisi besaran tarif baru yang akan diberlakukan jika tak ada kesepakatan dagang hingga batas waktu yang ditentukan.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Trump Sorotan Utama Negosiasi Iran dan Video Kontroversial

07-02-2026 - 21.00

Iran Bongkar Doktrin Rahasia Israel

07-02-2026 - 18.30

Terbongkar Uji Nuklir Rahasia China

07-02-2026 - 18.15

Mantan Dubes Inggris Terseret Skandal Epstein Kediamannya Digeledah

07-02-2026 - 18.00

Video Rasis Obama di Akun Trump Bikin Geger

07-02-2026 - 16.45

Api Misterius Landa Barak Militer Iran

07-02-2026 - 16.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.