Internationalmedia.co.id melaporkan pembukaan resor pantai mewah di Korea Utara (Korut) yang diklaim sebagai "resor budaya kelas dunia". Proyek ambisius pemimpin Korut, Kim Jong Un, ini siap menyambut wisatawan Rusia mulai bulan Juli ini. Kawasan Wisata Pantai Wonsan Kalma, demikian namanya, mampu menampung hampir 20.000 orang, menurut otoritas Korut. Media Korea Selatan bahkan menjulukinya "Wakiki Korea Utara", merujuk pada pantai terkenal di Hawaii.
Pembukaan resor ini menandai langkah signifikan dalam pengembangan sektor pariwisata Korut, yang menjadi fokus utama Kim Jong Un sejak awal kepemimpinannya. Laporan Korean Central News Agency (KCNA), kantor berita resmi Korut, menunjukkan antusiasme warga lokal yang membanjiri kawasan wisata tersebut sejak pembukaannya untuk pengunjung domestik pada 1 Juli lalu. KCNA menggambarkan pemandangan wisatawan yang menikmati pantai dengan pakaian renang warna-warni, menggambarkan suasana penuh kegembiraan. Lebih dari 400 bangunan yang dirancang artistik berjejer di pantai berpasir putih, menambah pesona resor ini.

Kedatangan wisatawan Rusia direncanakan pada 7 Juli mendatang, menurut kantor berita Yonhap. Meskipun demikian, Kementerian Unifikasi Korsel memprediksi perkembangan pariwisata internasional di resor ini akan bertahap. Keterbatasan penerbangan internasional diperkirakan akan membatasi jumlah wisatawan asing, dengan perkiraan sekitar 170 orang per hari yang akan masuk melalui Pyongyang.
Kim Jong Un sendiri telah menyatakan pembangunan resor ini sebagai salah satu keberhasilan terbesar tahun ini dan berencana membangun lebih banyak zona wisata berskala besar. Foto-foto yang beredar menunjukkan Kim Jong Un, bersama putrinya Ju Ae dan istrinya Ri Sol Ju, menikmati fasilitas resor, termasuk wahana seluncuran air. Resor pantai mewah ini tampaknya menjadi langkah berani Korut untuk menarik wisatawan internasional, meskipun tantangan infrastruktur dan aksesibilitas masih menjadi kendala.
