Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Lebanon Bukan Lagi Medan Perang Siapapun
Trending Indonesia

Lebanon Bukan Lagi Medan Perang Siapapun

GunawatiBy Gunawati18-04-2026 - 03.45Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Lebanon Bukan Lagi Medan Perang Siapapun
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Presiden Lebanon, Joseph Aoun, secara tegas mengumumkan bahwa negaranya kini memasuki babak baru yang ia sebut sebagai ‘kesepakatan permanen’. Pernyataan ini muncul setelah gencatan senjata selama sepuluh hari dalam konflik antara Israel dan Hizbullah resmi diberlakukan. Internationalmedia.co.id – News mencatat, Aoun menekankan bahwa Lebanon tidak akan lagi menjadi "arena bagi perang siapa pun."

Dalam pidato yang ditujukan kepada seluruh rakyat Lebanon, yang juga menyinggung kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran, Aoun menyampaikan hal tersebut. Dilansir dari AFP pada Sabtu (19/4/2026), pernyataan ini datang sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata. Lebanon sendiri terseret ke dalam pusaran konflik Timur Tengah sejak 2 Maret, ketika Hizbullah melancarkan serangan terhadap Israel sebagai balasan atas kematian pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei. Respons Israel berupa serangan bertubi-tubi dan invasi darat ke Lebanon telah menewaskan hampir 2.300 jiwa dan menyebabkan lebih dari satu juta orang mengungsi.

Lebanon Bukan Lagi Medan Perang Siapapun
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menyampaikan pidato pertamanya kepada bangsa sejak gencatan senjata diberlakukan, Presiden Aoun menyatakan, "Sekarang, kita semua berada di hadapan fase baru." Ia melanjutkan, "Ini adalah fase transisi dari upaya mencapai gencatan senjata menuju upaya mewujudkan kesepakatan permanen yang akan melindungi hak-hak rakyat kita, menjaga persatuan tanah air kita, serta menjamin kedaulatan bangsa kita."

Aoun juga menegaskan bahwa pemerintah Lebanon telah berhasil "merebut kembali Lebanon dan kekuasaan pengambilan keputusan Lebanon untuk pertama kalinya" dalam kurun waktu hampir setengah abad. "Hari ini, kita bernegosiasi untuk diri kita sendiri… kita bukan lagi pion dalam permainan siapa pun, atau arena untuk perang siapa pun, dan kita tidak akan pernah menjadi seperti itu lagi," tandasnya, menekankan kemandirian Beirut dalam menentukan nasibnya sendiri.

Sejak Presiden Aoun dan Perdana Menteri Nawaf Salam dilantik tahun lalu, pemerintahan Beirut telah mengambil serangkaian keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya terkait Hizbullah. Langkah-langkah tersebut meliputi komitmen untuk melucuti senjata kelompok tersebut pada Agustus, menyusul gencatan senjata November 2024 yang bertujuan mengakhiri konflik sebelumnya dengan Israel. Selain itu, pemerintah juga memberlakukan larangan tegas terhadap aktivitas militer kelompok tersebut setelah pecahnya perang terbaru bulan lalu.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Selat Hormuz Memanas Iran Beri Ultimatum

18-04-2026 - 03.00

Perintah Mengejutkan Trump Guncang Timur Tengah

17-04-2026 - 23.15

Terungkap Peran AS di Selat Hormuz

17-04-2026 - 23.00

Hormuz Terbuka Trump Tetap Kunci Iran

17-04-2026 - 21.45

Washington Kirim Sinyal Bahaya untuk Teheran

17-04-2026 - 21.30

Amerika Panggil Raksasa Otomotif untuk Produksi Senjata

17-04-2026 - 21.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.