Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Klaim Trump Dibantah Iran Uranium Tak Bergeser
Trending Indonesia

Klaim Trump Dibantah Iran Uranium Tak Bergeser

GunawatiBy Gunawati18-04-2026 - 12.15Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Klaim Trump Dibantah Iran Uranium Tak Bergeser
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Iran dengan tegas membantah klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pemindahan persediaan uranium yang diperkaya milik negara itu. Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa uranium tersebut "tidak akan dipindahkan ke mana pun," sebuah penegasan yang disampaikan oleh juru bicara Esmaeil Baqaei kepada televisi pemerintah Iran, seperti dilansir AFP, Sabtu (18/4/2026). Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa pernyataan ini secara langsung menepis narasi Trump yang menyebut Republik Islam telah setuju untuk menyerahkan material nuklirnya.

"Uranium yang diperkaya milik Iran tidak akan dipindahkan ke mana pun," kata Baqaei, menekankan bahwa "Pemindahan uranium Iran yang diperkaya ke AS tidak pernah dibahas dalam negosiasi."

Klaim Trump Dibantah Iran Uranium Tak Bergeser
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sebelumnya, Trump melalui platform Truth Social miliknya pada Jumat (17/4) pagi waktu setempat, mengunggah pernyataan kontroversial. Ia menulis, "AS akan mendapatkan semua ‘Debu’ Nuklir, yang dihasilkan oleh pesawat-pesawat pengebom B2 hebat kita," merujuk pada uranium yang diperkaya yang terkubur akibat serangan Amerika Serikat tahun lalu.

Namun, Baqaei menjelaskan bahwa pembicaraan baru-baru ini justru berpusat pada penyelesaian konflik yang lebih luas, bukan pada penyerahan persediaan uranium Iran. "Negosiasi sebelumnya berfokus pada masalah nuklir, tetapi sekarang negosiasi berfokus pada mengakhiri perang, dan tentu saja cakupan topik yang dibahas menjadi lebih luas dan beragam," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa prioritas utama Iran dalam negosiasi adalah "Rencana 10 poin untuk mencabut sanksi sangat penting bagi kami. Masalah kompensasi atas kerusakan yang ditimbulkan selama perang yang dipaksakan, sangat penting."

Selain isu uranium, Baqaei juga mengkritik keras unggahan Trump di Truth Social yang menyatakan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran akan tetap berlaku sampai kesepakatan damai dengan Teheran tercapai. Ini disampaikan meskipun Teheran telah menyatakan Selat Hormuz dibuka kembali.

Menanggapi hal ini, Baqaei menegaskan, "Pembukaan dan penutupan Selat Hormuz tidak terjadi di internet, itu ditentukan di lapangan, dan angkatan bersenjata kami tentu tahu bagaimana harus bertindak menanggapi tindakan apa pun dari pihak lain." Ia memperingatkan, "Apa yang mereka sebut blokade laut pasti akan ditanggapi dengan respons yang tepat dari Iran. Blokade laut adalah pelanggaran gencatan senjata dan Iran pasti akan mengambil tindakan yang diperlukan."

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

AS Awasi Tiap Kapal Iran Selat Hormuz di Ujung Tanduk

18-04-2026 - 12.00

18-04-2026 - 10.00

Menteri Israel Murka Gencatan Senjata Trump

18-04-2026 - 07.15

Trump Bongkar Cara AS Dapatkan Nuklir Iran

18-04-2026 - 07.00

Lebanon Bukan Lagi Medan Perang Siapapun

18-04-2026 - 03.45

Selat Hormuz Memanas Iran Beri Ultimatum

18-04-2026 - 03.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.