Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Seribu Tentara Transgender AS Terancam Dipecat
Trending Indonesia

Seribu Tentara Transgender AS Terancam Dipecat

GunawatiBy Gunawati09-05-2025 - 12.05Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Seribu Tentara Transgender AS Terancam Dipecat
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pengumuman mengejutkan datang dari Pentagon. Internationalmedia.co.id melaporkan bahwa militer Amerika Serikat akan segera memulai proses pemecatan terhadap sekitar 1.000 tentara transgender. Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari perintah eksekutif Presiden Donald Trump yang dikeluarkan Januari lalu, yang melarang individu transgender bertugas di militer. Mahkamah Agung AS telah mengizinkan pelaksanaan larangan tersebut, meskipun gugatan hukum masih berproses.

Menurut memo dari Menteri Pertahanan Pete Hegseth, proses pemisahan akan segera dimulai untuk para tentara yang sebelumnya menyatakan kesediaan untuk keluar secara sukarela sebelum batas waktu 26 Maret 2025. Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, menjelaskan bahwa sekitar 1.000 tentara yang teridentifikasi memiliki diagnosis disforia gender termasuk dalam kelompok yang akan dipecat. Disforia gender adalah kondisi ketidaksesuaian antara jenis kelamin biologis dan identitas gender yang dirasakan.

Seribu Tentara Transgender AS Terancam Dipecat
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Data Pentagon menunjukkan terdapat 4.240 tentara aktif dengan diagnosis disforia gender hingga akhir tahun lalu. Mereka yang tidak mengundurkan diri secara sukarela hingga 6 Juni mendatang (dan hari berikutnya untuk pasukan cadangan) akan diberhentikan secara paksa. Perintah eksekutif Trump berargumen bahwa mengungkapkan "identitas gender" yang berbeda dari jenis kelamin biologis tidak memenuhi standar ketat untuk dinas militer.

Keputusan ini menimbulkan kontroversi, mengingat kebijakan dinas militer AS untuk tentara transgender telah berubah-ubah dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintahan Biden sebelumnya berupaya mengizinkan mereka bertugas secara terbuka, sementara Trump mengambil langkah sebaliknya. Nasib para tentara transgender ini kini menjadi sorotan, di tengah tarik-menarik politik dan hukum di Amerika Serikat.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Perbatasan Membara: Afghanistan dan Pakistan Kembali Terlibat Baku Tembak Sengit

07-12-2025 - 03.05

Internationalmedia.co.id – Berikut adalah rangkuman berita internasional terhangat hari ini, yang mencakup senyum lebar Donald Trump saat menerima penghargaan dari FIFA, ketegangan di perbatasan Afghanistan-Pakistan, misteri drone di pangkalan nuklir Prancis, pernyataan Hamas tentang Gaza, dan bantuan Sri Lanka untuk korban bencana.

06-12-2025 - 20.05

Hamas Lepas Gaza? Rencana Rahasia Setelah Perang Terbongkar!

06-12-2025 - 17.05

Trump Raih Penghargaan Perdamaian FIFA, Senyumnya Tak Terbendung

06-12-2025 - 15.45

Tegang! Perbatasan Afghanistan-Pakistan Kembali Berdarah

06-12-2025 - 15.30

Misteri di Langit Prancis Drone Tak Dikenal Intai Pangkalan Nuklir

06-12-2025 - 15.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.