Internationalmedia.co.id melaporkan insiden mencekam yang terjadi di Israel. Sistem pertahanan udara Israel berhasil mencegat sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman, Rabu (27/8/2025) waktu setempat. Kejadian ini memicu sirene peringatan serangan udara yang bergema di beberapa wilayah Israel, menimbulkan kepanikan di kalangan warga.
Militer Israel, melalui pernyataan resmi di Telegram, mengonfirmasi pencegatan rudal tersebut oleh Angkatan Udara Israel (IAF). Mereka menyatakan bahwa sirene peringatan berbunyi beberapa saat sebelum rudal berhasil dihentikan. Hingga saat ini, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Dugaan kuat mengarah pada kelompok pemberontak Houthi yang berbasis di Yaman. Houthi, yang menguasai sebagian wilayah Yaman, diketahui kerap melancarkan serangan udara ke Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina dan balasan atas serangan Israel ke Jalur Gaza. Serangan-serangan ini meningkat tajam pasca berakhirnya gencatan senjata di Jalur Gaza pada Maret lalu.
Serangan balasan Israel pun tak kalah intens. Pada Minggu (24/8/2025), serangan udara Israel di Sanaa, ibu kota Yaman, menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai lebih dari 90 lainnya. Target serangan Israel meliputi kompleks militer, pembangkit listrik, dan depot bahan bakar. Siklus kekerasan ini menunjukkan eskalasi konflik yang mengkhawatirkan di kawasan tersebut. Internationalmedia.co.id akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terbaru.
