Internationalmedia.co.id melaporkan pernyataan mengejutkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait serangan Israel ke Doha, Qatar pekan lalu. Trump, dalam keterangannya kepada wartawan, mengungkapkan kekesalannya dan memberikan peringatan keras kepada Israel. "Qatar telah menjadi sekutu yang sangat hebat. Israel dan semua negara lainnya, kita harus berhati-hati. Ketika kita menyerang orang, kita harus berhati-hati," tegas Trump.
Pernyataan Trump ini muncul setelah serangan Israel ke Qatar pada Selasa (9/9) yang menewaskan lima anggota Hamas dan seorang petugas keamanan Qatar. Serangan tersebut, menurut sumber internationalmedia.co.id, tidak hanya menimbulkan kecaman internasional, tetapi juga memicu kemarahan Trump. Ia menyatakan ketidaksenangannya atas tindakan Israel yang dinilai gegabah.

Keberadaan Qatar sebagai mediator dalam perundingan antara Israel dan Hamas untuk mengakhiri konflik Gaza semakin memperkeruh suasana. Serangan tersebut mendorong para pemimpin Arab dan Muslim, termasuk Presiden Palestina Mahmud Abbas, untuk menyatakan solidaritas dengan Qatar. Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, bahkan mendesak dunia untuk bersikap adil dan meminta pertanggungjawaban Israel atas tindakannya. Situasi ini semakin kompleks mengingat Qatar juga menjadi tuan rumah pangkalan militer AS terbesar di kawasan tersebut. Peringatan Trump menjadi sinyal kuat bahwa AS, meski sekutu dekat Israel, tidak tinggal diam menyaksikan tindakan yang dinilai mengancam stabilitas regional.

