Situasi menyayat hati para sandera di Gaza memantik reaksi internasional. Internationalmedia.co.id melaporkan, Dewan Keamanan PBB akan menggelar sidang darurat membahas nasib mereka. Hal ini diumumkan Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, melalui media sosial Minggu (3/8) waktu setempat, merespon kemarahan publik atas beredarnya video dua sandera yang tampak kurus kering.
Sidang darurat DK PBB rencananya akan digelar Selasa mendatang. Video yang memperlihatkan kondisi memprihatinkan para sandera, Rom Braslavski dan Evyatar David, memicu gelombang kecaman internasional. Kedua sandera tersebut ditawan Hamas sejak serangan 7 Oktober 2023 yang memicu konflik di Gaza.

Kondisi kemanusiaan di Gaza semakin memburuk. Israel membatasi akses bantuan kemanusiaan, sementara bantuan yang berhasil masuk dilaporkan dijarah atau dialihkan akibat kekacauan. Warga Palestina pun nekat mempertaruhkan nyawa demi mendapatkan bantuan.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, meminta bantuan Komite Palang Merah Internasional (ICRC) untuk menyalurkan makanan kepada sandera Israel. Hamas menyatakan bersedia memberikan akses ICRC, namun dengan syarat koridor kemanusiaan untuk makanan dan bantuan dibuka di seluruh Jalur Gaza. Brigade al-Qassam, sayap bersenjata Hamas, menegaskan tidak berniat membiarkan sandera kelaparan, tetapi menolak pemberian hak istimewa makanan khusus di tengah krisis kelaparan dan pengepungan Gaza. Pernyataan ini menimbulkan dilema kemanusiaan yang pelik.
