Aktor Revaldo Fifaldi kembali menjadi sorotan publik setelah untuk keempat kalinya terjerat kasus penyalahgunaan narkoba. Penangkapan teranyar ini membuka tabir alasan di balik keputusannya mengonsumsi barang haram tersebut, yang diungkap oleh pihak kepolisian. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, Revaldo mengaku menggunakan narkoba demi menjaga kebugaran tubuh dan mengatasi tekanan pikiran.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Nasriadi, menjelaskan kepada wartawan pada Rabu (26/8/2026) bahwa Revaldo memberikan keterangan yang cukup mengejutkan kepada penyidik. "Kita bertanya kenapa dia memakai lagi, alasannya adalah karena ya karena supaya badannya fit, kemudian supaya tenaganya kuat dan sebagainya," ujar Kombes Nasriadi. Ia menambahkan, Revaldo juga sempat menyinggung bahwa ia mengonsumsi narkoba karena "banyak pikiran."

Namun, Nasriadi menegaskan bahwa penyidik tidak terlalu mendalami aspek "banyak pikiran" tersebut. "Bahkan sesekali dia memakai karena dia banyak pikiran. Nah kita tidak mendalami pikirannya apa, kita fokus kepada dia menggunakan, menyimpan narkotika itu," jelasnya, menggarisbawahi fokus penegakan hukum pada kepemilikan dan penggunaan narkotika.
Revaldo ditangkap pada Senin (24/8) sekitar pukul 17.30 WIB di sebuah apartemen di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Penangkapan ini berawal dari informasi yang diterima pihak kepolisian dari masyarakat. Setelah mendapatkan laporan, tim kepolisian segera bergerak menuju lokasi. Di sana, petugas mengamati Revaldo sedang melakukan transaksi narkoba, sebelum akhirnya melakukan penangkapan.
Ini bukan kali pertama Revaldo berhadapan dengan hukum terkait narkoba. Jejak kelamnya dimulai pada tahun 2006, saat ia ditangkap karena kepemilikan paket sabu dan divonis dua tahun penjara. Empat tahun kemudian, pada 2010, ia kembali ditangkap atas kasus serupa dengan barang bukti 62 gram sabu. Tak kapok, pada tahun 2023, Revaldo kembali ditangkap oleh Polda Metro Jaya, menjadikannya "hattrick" kasus narkoba. Ia bahkan pernah menyatakan penyesalan atas perbuatannya di masa lalu, namun kini kembali terjerat untuk keempat kalinya.
