Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rajiv, memberikan peringatan keras kepada jajaran Pengurus DPD dan DPC Partai NasDem Kabupaten Bandung Barat periode 2026-2029. Ia mendesak mereka untuk segera mengakhiri segala bentuk konflik internal dan mengalihkan seluruh energi pada penguatan soliditas organisasi serta fokus kerja politik yang berorientasi langsung kepada masyarakat, terutama menjelang Pemilu 2029. Demikian dilaporkan Internationalmedia.co.id – News pada Sabtu (13/6/2026).
Rajiv menekankan bahwa konsolidasi partai harus diarahkan pada penguatan kerja politik di tengah masyarakat. Hal ini, menurutnya, memerlukan kolaborasi dan sinergi yang erat dengan Pemerintah Daerah setempat. "Hari ini yang kita butuhkan adalah kolaborasi dan komunikasi yang baik antara anggota DPRD, anggota DPR RI, dan seluruh kader Partai NasDem," ujar Rajiv dalam keterangannya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar pelantikan kepengurusan kali ini menjadi yang terakhir dalam periode berjalan. Tujuannya agar seluruh energi organisasi dapat sepenuhnya dicurahkan untuk memperkuat kerja-kerja politik di tengah masyarakat. "Harapan saya, ini pelantikan terakhir sampai kita menghadapi Pemilu 2029. Jangan lagi Bandung Barat dilantik terus. Kasihan DPW, sedikit-sedikit agendanya melantik DPD Partai Nasdem Bandung Barat," ungkapnya.
Rajiv menegaskan bahwa seluruh kader Partai NasDem di Bandung Barat harus memiliki satu tujuan yang sama, yaitu membangun Kabupaten Bandung Barat dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. "Saya minta kita satu tujuan membangun Bandung Barat agar masyarakat bisa merasakan kehadiran Partai NasDem, dan merasakan kehadiran Anggota DPRD," katanya.
Menurut Rajiv, tantangan utama partai politik saat ini adalah memastikan kader dan pengurus hadir serta berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Untuk itu, ia berencana melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas para ketua DPC di tingkat kecamatan. "Saya sudah lihat para ketua DPC. Ini masih ada waktu 2,5 tahun, saya akan datangi mereka semua ke kecamatan-kecamatan tanpa saya kasih tahu. Karena kalau direncanakan dia bisa kumpulkan massa. Kalau mendadak kita bisa cek sampai mana dia bisa berkomunikasi dengan masyarakat," tegas dia.
Sebagai Anggota DPR RI Komisi IV, Rajiv menyatakan kesiapannya untuk mendukung penguatan organisasi partai di Kabupaten Bandung Barat. Ia mendorong seluruh kader untuk memanfaatkan momentum kegiatan reses maupun kunjungan kerja guna memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat. "Saya pastikan akan bekerja untuk partai, saya akan hadir untuk partai dan masyarakat. Saya harap semua titik-titik reses, ketika saya ajak anggota DPRD dan memang sedang berada di daerah pemilihan, silakan bergabung dengan saya. Karena efektivitas kunjungan kerja akan lebih baik dan masyarakat yang hadir lebih banyak," jelasnya.
Tak hanya itu, Rajiv juga mendorong Fraksi NasDem Kabupaten Bandung Barat untuk membangun kerja sama yang solid dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat serta seluruh elemen politik lainnya. Kolaborasi lintas partai dan pemerintah daerah ini, menurutnya, sangat diperlukan untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat, termasuk upaya menekan angka kemiskinan di Kabupaten Bandung Barat. "Saya berharap anggota Fraksi NasDem Kabupaten Bandung Barat bisa bekerja sama dengan Bupati Bandung Barat karena kita memiliki tujuan yang sama, yaitu menciptakan masyarakat Bandung Barat yang bebas dari kemiskinan atau paling tidak mampu menguranginya," tuturnya.
Ia menegaskan bahwa semangat kolaborasi tidak hanya perlu dibangun di lingkungan internal Partai NasDem, tetapi juga dengan seluruh partai politik dan pemerintah daerah demi mewujudkan pembangunan yang lebih baik bagi masyarakat Bandung Barat. "Mari kita bekerja sama dan berkolaborasi bukan hanya sesama Partai NasDem, tetapi juga dengan seluruh partai dan pemerintah daerah Bandung Barat," pungkasnya.
