Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Rahasia Perang Yaman Bocor? Kepala Staf Menhan AS Mundur!
Trending Indonesia

Rahasia Perang Yaman Bocor? Kepala Staf Menhan AS Mundur!

GunawatiBy Gunawati25-04-2025 - 15.15Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rahasia Perang Yaman Bocor?  Kepala Staf Menhan AS Mundur!
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pengunduran diri Joe Kasper, Kepala Staf Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, mengejutkan banyak pihak. Kabar ini pertama kali diungkap oleh Internationalmedia.co.id, mengutip pernyataan pejabat pertahanan senior AS yang enggan disebutkan namanya. Pengunduran diri ini terjadi di tengah perombakan besar-besaran di Pentagon.

Pejabat tersebut menjelaskan bahwa Kasper akan tetap bertugas sebagai Pegawai Pemerintah Khusus (SGE) untuk Presiden Trump, menangani proyek-proyek khusus di Departemen Pertahanan. Menteri Hegseth sendiri mengucapkan terima kasih atas jasa Kasper. Namun, kepergian Kasper hanyalah satu dari sekian banyak pergantian pejabat tinggi di Pentagon baru-baru ini. Tiga pejabat lainnya bahkan dicopot pekan lalu, diduga terkait penyelidikan kebocoran informasi.

Rahasia Perang Yaman Bocor?  Kepala Staf Menhan AS Mundur!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Ketiga mantan penasihat senior Pentagon, Darin Selnick, Dan Caldwell, dan Colin Carroll, mengungkapkan telah difitnah dan tak mengetahui secara pasti alasan penyelidikan terhadap mereka. John Ullyot, mantan sekretaris pers Pentagon era Hegseth, bahkan menulis opini yang mengkritik keras situasi kacau di Pentagon dan mempertanyakan masa depan Hegseth.

Puncaknya, Hegseth sendiri tersandung skandal baru. Ia diduga menggunakan aplikasi pesan Signal untuk membahas serangan AS terhadap Houthi di Yaman, bukan hanya dengan timnya, tetapi juga dengan istrinya dan orang-orang lain yang tak seharusnya terlibat. Lebih mengejutkan lagi, detail serangan tersebut juga tak sengaja bocor ke seorang jurnalis melalui obrolan Signal lainnya. Meskipun demikian, Gedung Putih masih mendukung Hegseth. Skandal ini menimbulkan pertanyaan besar tentang keamanan informasi dan kepemimpinan di Pentagon.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Misteri Epstein Terbongkar Konflik Global Memanas

10-02-2026 - 18.30

Dunia Hancur Utusan Trump Beri Jawaban Tak Terduga

10-02-2026 - 18.15

Agenda Mendesak Netanyahu di Washington

10-02-2026 - 18.00

Iran Siap Encerkan Uranium Ini Syaratnya

10-02-2026 - 16.45

Hanya Dia Tahu Kunci Skandal Epstein

10-02-2026 - 16.30

Trump Guncang Rencana Israel di Tepi Barat

10-02-2026 - 16.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.