Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Rahasia di Balik Kapel Sistina: Tempat Lahirnya Paus Baru
Trending Indonesia

Rahasia di Balik Kapel Sistina: Tempat Lahirnya Paus Baru

GunawatiBy Gunawati07-05-2025 - 15.15Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rahasia di Balik Kapel Sistina: Tempat Lahirnya Paus Baru
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id memberitakan bahwa Kapel Sistina, sebuah kapel megah di Istana Vatikan, akan kembali menjadi saksi bisu proses pemilihan Paus baru pada 7 Mei 2025. Di tempat sakral inilah 133 Kardinal akan berkumpul dalam Konklaf Kepausan untuk memilih pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma, Paus ke-267. Lebih dari sekadar tempat pemilihan, Kapel Sistina menyimpan sejarah dan misteri yang memikat.

Sejarah Kapel Sistina bermula pada abad ke-15, ketika Paus Sixtus IV memutuskan untuk merenovasi Cappella Magna, sebuah kapel kuno. Renovasi yang berlangsung dari 1477 hingga 1480 ini melahirkan Kapel Sistina, yang kemudian dinamai untuk menghormati sang Paus. Namun, yang membuat Kapel Sistina begitu terkenal adalah karya seni luar biasa yang menghiasi dinding dan langit-langitnya.

Rahasia di Balik Kapel Sistina: Tempat Lahirnya Paus Baru
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Nama Michelangelo tak bisa dipisahkan dari Kapel Sistina. Sentuhan jeniusnya terlihat jelas pada lukisan langit-langit yang menggambarkan kisah penciptaan dunia hingga air bah. Selesai pada 1512, karya agung ini diakui sebagai salah satu mahakarya seni sepanjang masa. Tak berhenti sampai di situ, Michelangelo juga menciptakan "Penghakiman Terakhir" di dinding altar (1534-1541), menggantikan fresko lama. Lukisan ini menggambarkan kedatangan Kristus sebagai Hakim Dunia, sebuah gambaran visual dari ajaran Alkitab.

Lebih dari sekadar galeri seni, Kapel Sistina merupakan tempat suci bagi Gereja Katolik. Di sinilah para Kardinal, dengan penuh doa dan harapan, memilih Paus berikutnya. Paus Yohanes Paulus II pernah menyebut fresko-fresko di Kapel Sistina bukan hanya sekadar karya seni, melainkan juga sarana untuk memahami ajaran agama. Kapel Sistina menjadi simbol yang menghubungkan umat Katolik dengan iman mereka, sebuah perpaduan harmonis antara seni dan spiritualitas yang abadi.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

PM Italia Bela Paus Leo Trump Kena Semprot

14-04-2026 - 03.15

ASEAN Beri Peringatan Keras Krisis Hormuz

14-04-2026 - 03.00

Situasi Lebanon Memanas Ribuan Korban Berjatuhan

13-04-2026 - 23.45

Hormuz Memanas Trump Beri Ultimatum Mengejutkan

13-04-2026 - 23.30

Paus Leo XIV Bikin Trump Murka

13-04-2026 - 23.15

Selat Hormuz di Ambang Krisis

13-04-2026 - 21.45
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.