Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Rahasia Chat Menhan AS Bocor? Trump Bela Mati-matian
Trending Indonesia

Rahasia Chat Menhan AS Bocor? Trump Bela Mati-matian

GunawatiBy Gunawati22-04-2025 - 15.00Tidak ada komentar1 Min Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rahasia Chat Menhan AS Bocor? Trump Bela Mati-matian
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Penggunaan aplikasi pesan Signal oleh Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, kembali menjadi sorotan. Internationalmedia.co.id melaporkan, Hegseth diduga membocorkan informasi rahasia operasi militer AS di Yaman melalui grup chat Signal, melibatkan istrinya dan orang-orang yang tak berwenang. Skandal ini mencuat beberapa minggu setelah terungkapnya kebocoran informasi serupa yang melibatkan seorang jurnalis.

Presiden Donald Trump, menanggapi kontroversi ini dengan membela Hegseth habis-habisan. "Dia melakukan pekerjaan yang hebat," tegas Trump, menepis laporan tersebut sebagai "berita palsu". Sikap Trump ini menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas di pemerintahannya.

Rahasia Chat Menhan AS Bocor? Trump Bela Mati-matian
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Hegseth sendiri membantah tuduhan tersebut, menyalahkan media yang menurutnya memanfaatkan sumber anonim dari mantan karyawan yang tidak puas untuk menjatuhkan reputasinya. Ia bersikeras bahwa upaya tersebut tidak akan berhasil.

Namun, kecaman terhadap Hegseth terus berdatangan. Sejumlah anggota parlemen Demokrat mendesak Hegseth untuk mengundurkan diri, bahkan menyebutnya sebagai "bencana keamanan nasional". Senator Mark Warner, Andy Kim, dan Elissa Slotkin turut menyuarakan hal serupa. Ketua Komite Nasional Demokrat, Ken Martin, bahkan menyebut Hegseth sebagai "aib" dan meminta Trump untuk memecatnya. Desakan pengunduran diri ini semakin menguatkan tekanan politik yang dihadapi Hegseth. Skandal ini pun menimbulkan pertanyaan besar tentang kepemimpinan dan keamanan informasi di Pentagon.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Peringatan Mengejutkan Trump Iran Dalam Bahaya

10-01-2026 - 23.00

Trump Bikin Dunia Bergetar Iran Korut Meksiko Greenland

10-01-2026 - 21.15

Iran Bergejolak Militer Turun Tangan

10-01-2026 - 21.00

Efek Penangkapan Maduro Puluhan Warga Nikaragua Ditahan

10-01-2026 - 18.45

Negeri Es Ini Tak Sudi Jadi Bagian Amerika Serikat

10-01-2026 - 18.00

Pyongyang Murka Drone Mata Mata Terungkap

10-01-2026 - 16.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.