Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Putin Beri Ultimatum: Jika Ukraina Tolak Damai, Siap-siap Kehilangan Lebih Banyak Wilayah!
Trending Indonesia

Putin Beri Ultimatum: Jika Ukraina Tolak Damai, Siap-siap Kehilangan Lebih Banyak Wilayah!

GunawatiBy Gunawati22-11-2025 - 12.05Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Putin Beri Ultimatum: Jika Ukraina Tolak Damai, Siap-siap Kehilangan Lebih Banyak Wilayah!
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – Presiden Rusia Vladimir Putin membuka peluang untuk perundingan damai dengan Ukraina, namun dengan syarat yang tegas. Ia menyatakan bahwa jika Kyiv menolak rencana perdamaian yang diusulkan Amerika Serikat, Moskow tak segan untuk merebut wilayah Ukraina lebih banyak lagi.

Putin mengklaim bahwa rencana perdamaian yang berisi 28 poin, yang kabarnya didukung oleh mantan Presiden AS Donald Trump, dapat menjadi dasar untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung lama ini. Rencana tersebut, menurut Putin, mengakomodasi beberapa tuntutan utama Rusia, termasuk penolakan terhadap keanggotaan Ukraina di NATO.

Putin Beri Ultimatum: Jika Ukraina Tolak Damai, Siap-siap Kehilangan Lebih Banyak Wilayah!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Saya meyakini bahwa hal ini dapat digunakan sebagai dasar untuk penyelesaian damai final," ujar Putin dalam rapat Dewan Keamanan Rusia, Jumat (21/11). Ia menambahkan bahwa meskipun belum dibahas secara rinci dengan AS, Moskow telah menerima salinan rencana tersebut.

Putin menuding Ukraina dan sekutu-sekutu Eropanya hidup dalam ilusi dengan menolak rencana damai tersebut. Ia menegaskan bahwa pasukan Rusia terus bergerak maju di Ukraina dan akan terus melakukannya kecuali ada kesepakatan damai. Saat ini, Rusia menguasai lebih dari 19 persen wilayah Ukraina.

Presiden Zelensky sendiri telah menolak rencana perdamaian usulan AS tersebut, menyebutnya sebagai "pilihan yang sangat sulit" yang memaksa Ukraina untuk memilih antara kehilangan martabat atau kehilangan dukungan dari sekutu utamanya. Namun, Zelensky berjanji akan mengusulkan alternatif untuk rencana tersebut.

Rencana perdamaian yang ditolak Zelensky itu kabarnya berisi ketentuan yang mengharuskan Ukraina menyerahkan sebagian wilayah timurnya kepada Rusia, memangkas jumlah tentaranya, dan berjanji untuk tidak pernah bergabung dengan NATO. Sebagai imbalannya, Rusia akan diterima kembali ke kelompok negara-negara G8 dan diberi keringanan sanksi.

Putin mengklaim bahwa Rusia telah melakukan sejumlah kompromi seperti yang diminta oleh Washington dalam pembahasan rencana perdamaian ini. Namun, ia menyayangkan bahwa pemerintah AS belum berhasil mendapatkan persetujuan dari pihak Ukraina.

Ancaman Putin ini semakin memperkeruh suasana di tengah konflik yang masih berkecamuk. Apakah Ukraina akan melunak dan menerima rencana perdamaian tersebut, ataukah Rusia akan benar-benar merealisasikan ancamannya untuk merebut lebih banyak wilayah? Perkembangan selanjutnya akan menjadi penentu arah konflik ini.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Perbatasan Membara: Afghanistan dan Pakistan Kembali Terlibat Baku Tembak Sengit

07-12-2025 - 03.05

Internationalmedia.co.id – Berikut adalah rangkuman berita internasional terhangat hari ini, yang mencakup senyum lebar Donald Trump saat menerima penghargaan dari FIFA, ketegangan di perbatasan Afghanistan-Pakistan, misteri drone di pangkalan nuklir Prancis, pernyataan Hamas tentang Gaza, dan bantuan Sri Lanka untuk korban bencana.

06-12-2025 - 20.05

Hamas Lepas Gaza? Rencana Rahasia Setelah Perang Terbongkar!

06-12-2025 - 17.05

Trump Raih Penghargaan Perdamaian FIFA, Senyumnya Tak Terbendung

06-12-2025 - 15.45

Tegang! Perbatasan Afghanistan-Pakistan Kembali Berdarah

06-12-2025 - 15.30

Misteri di Langit Prancis Drone Tak Dikenal Intai Pangkalan Nuklir

06-12-2025 - 15.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.