Internationalmedia.co.id – News – Kebakaran hebat melanda dua unit rumah warga di kawasan padat pemukiman Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin malam. Insiden tragis ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi pada salah satu bangunan, menyebabkan kerugian materiil yang tidak sedikit dan membuat dua keluarga kehilangan tempat tinggal.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadi Sasongko, mengungkapkan bahwa dua rumah yang terdampak adalah milik Bapak Rahmadin, yang dihuni oleh satu keluarga dengan lima jiwa, dan Bapak Ujang, yang merupakan tempat tinggal bagi satu keluarga beranggotakan empat jiwa. "Kebakaran ini menimpa dua keluarga sekaligus," ujar Dimas kepada internationalmedia.co.id pada Selasa (22/9).

Laporan mengenai kobaran api diterima oleh warga sekitar pada Senin malam, tepatnya pukul 21.42 WIB. Respons cepat segera dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran, dibantu oleh BPBD Kota Bogor, aparat kepolisian, Tagana, serta sejumlah relawan. Mereka berjibaku memadamkan api yang dengan cepat merambat di antara bangunan.
Setelah upaya keras, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya dan proses pendinginan telah rampung. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas ini. Seluruh penghuni rumah berhasil dievakuasi ke tempat aman sesaat setelah api mulai membesar, meski mereka kini harus menghadapi kenyataan kehilangan tempat tinggal.
Dimas Tiko kembali menegaskan dugaan awal penyebab kebakaran. "Assessment, dokumentasi, dan koordinasi tanggap darurat kejadian bersama dengan pihak terkait telah selesai dilaksanakan. Dugaan awal terjadinya karena adanya korsleting kabel listrik," jelasnya. Pihak berwenang akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dan memberikan bantuan yang diperlukan bagi para korban.
