Aksi puluhan remaja yang diduga hendak terlibat tawuran di wilayah Bogor berhasil digagalkan aparat kepolisian. Mereka kocar-kacir melarikan diri, bahkan meninggalkan sepeda motornya saat dikejar petugas, demikian dilaporkan Internationalmedia.co.id – News. Peristiwa ini terjadi di Desa Pamegarsari, Kecamatan Parung, Bogor, Jawa Barat, pada Senin malam awal pekan ini.
Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, menjelaskan bahwa insiden ini bermula dari laporan masyarakat. Warga menginformasikan adanya sekelompok remaja yang bergerak dari arah perbatasan Kota Depok, diduga kuat membawa senjata tajam dan berpotensi memicu keributan. Menanggapi laporan tersebut, personel piket patroli segera diterjunkan untuk melakukan antisipasi dan penyisiran di jalur yang diperkirakan akan dilalui rombongan tersebut.

Dalam proses penyisiran, petugas patroli melihat sekitar 50 unit sepeda motor melintas di sekitar Jalan Raya Parung-Lebakwangi. Kelompok besar ini dicurigai kuat sebagai rombongan yang hendak melakukan tawuran antar kelompok. Begitu menyadari kehadiran aparat kepolisian, kelompok remaja tersebut langsung membubarkan diri secara spontan, melarikan diri ke berbagai arah untuk menghindari penangkapan.
Petugas kemudian melakukan pengejaran dan penyisiran intensif ke berbagai wilayah sekitar untuk memastikan tidak ada lagi kelompok remaja yang berkumpul atau bersembunyi. Dari upaya tersebut, satu unit sepeda motor Honda BeAT berwarna hitam berhasil diamankan. Kendaraan ini diduga ditinggalkan oleh salah satu peserta kelompok yang panik saat melarikan diri.
Sepeda motor tersebut kini diamankan sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, identitas pemilik atau pengendara motor masih dalam tahap penyelidikan oleh internationalmedia.co.id. Kompol Maman Firmansyah menegaskan bahwa keberhasilan menggagalkan aksi tawuran ini merupakan hasil dari respons cepat aparat atas informasi yang disampaikan masyarakat. Pihaknya mengapresiasi tinggi kepedulian warga yang sigap melaporkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). "Kami sangat menghargai partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif," pungkas Maman.
