Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป PM Jepang Potong Gaji, Ada Apa Gerangan?
Trending Indonesia

PM Jepang Potong Gaji, Ada Apa Gerangan?

GunawatiBy Gunawati11-11-2025 - 04.45Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
PM Jepang Potong Gaji, Ada Apa Gerangan?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, mengejutkan publik dengan niatnya untuk memangkas gaji sendiri. Langkah ini akan direalisasikan melalui revisi undang-undang remunerasi pegawai negeri.

Menurut laporan Japan Times, Senin (10/11/2025), revisi undang-undang tersebut akan berdampak pada pemotongan gaji seluruh anggota kabinet, termasuk sang perdana menteri. Pengumuman ini disampaikan dalam sidang parlemen Jepang yang berlangsung luar biasa. Pemerintah berencana mengadakan rapat menteri secepatnya pada Selasa (11/11) untuk mengesahkan penangguhan gaji tambahan bagi PM dan para menteri kabinet, yang selama ini diterima di luar gaji mereka sebagai anggota parlemen.

PM Jepang Potong Gaji, Ada Apa Gerangan?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Takaichi ingin menunjukkan keseriusannya dalam melakukan reformasi, salah satunya dengan merealisasikan seruan lama untuk memotong gaji para menteri. Rencana ini mendapat dukungan penuh dari Partai Inovasi Jepang atau Nippon Ishin no Kai, mitra koalisi terbaru dari Partai Demokrat Liberal yang menaungi PM Takaichi.

"Saya akan mengupayakan revisi undang-undang agar (para anggota kabinet) tidak menerima gaji yang melebihi gaji anggota parlemen," tegas Takaichi saat konferensi pers pelantikannya pada Oktober lalu. Pemerintah Jepang mempertimbangkan untuk mencantumkan dalam undang-undang bahwa gaji tambahan untuk PM dan menteri kabinet tidak akan diberikan ‘untuk sementara waktu’.

Saat ini, Kepala Sekretaris Kabinet Minoru Kihara mengungkapkan bahwa anggota parlemen Jepang menerima gaji bulanan sebesar 1,294 juta Yen atau sekitar Rp 140 juta. Selain itu, seorang PM Jepang menerima tambahan 1,152 juta yen (Rp 124,6 juta), sementara para menteri kabinet menerima tambahan 489.000 Yen (Rp 52,9 juta).

Dalam rencana terbarunya, Takaichi akan mengembalikan 30 persen dari gaji bulanannya, sementara para menteri kabinet akan mengalami pemotongan gaji sebesar 20 persen. Hal ini secara efektif mengurangi gaji tambahan sebesar 390.000 Yen (Rp 42,2 juta) untuk PM Jepang dan sebesar 110.000 Yen (Rp 11,9 juta) untuk menteri kabinet.

Langkah Takaichi ini menuai pujian. Fumitake Fujita, salah satu pemimpin Partai Inovasi Jepang, menyebutnya sebagai langkah ‘luar biasa’. Seorang pejabat senior pemerintah Jepang menambahkan, "Ini mencerminkan kesediaan Perdana Menteri untuk melakukan reformasi yang sulit jika Nippon Ishin juga melakukannya."

Namun, di sisi lain, muncul pertanyaan mengenai gagasan pemotongan gaji ini, terutama saat pemerintah berupaya meningkatkan pendapatan rakyat. Yuichiro Tamaki, Pemimpin Partai Demokrat untuk Rakyat, mengkritik rencana tersebut sebagai ‘simbol pola pikir deflasi’.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Perbatasan Membara: Afghanistan dan Pakistan Kembali Terlibat Baku Tembak Sengit

07-12-2025 - 03.05

Internationalmedia.co.id – Berikut adalah rangkuman berita internasional terhangat hari ini, yang mencakup senyum lebar Donald Trump saat menerima penghargaan dari FIFA, ketegangan di perbatasan Afghanistan-Pakistan, misteri drone di pangkalan nuklir Prancis, pernyataan Hamas tentang Gaza, dan bantuan Sri Lanka untuk korban bencana.

06-12-2025 - 20.05

Hamas Lepas Gaza? Rencana Rahasia Setelah Perang Terbongkar!

06-12-2025 - 17.05

Trump Raih Penghargaan Perdamaian FIFA, Senyumnya Tak Terbendung

06-12-2025 - 15.45

Tegang! Perbatasan Afghanistan-Pakistan Kembali Berdarah

06-12-2025 - 15.30

Misteri di Langit Prancis Drone Tak Dikenal Intai Pangkalan Nuklir

06-12-2025 - 15.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.