Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Perintah Mendadak Trump Guncang Israel Netanyahu Terkejut
Trending Indonesia

Perintah Mendadak Trump Guncang Israel Netanyahu Terkejut

GunawatiBy Gunawati18-04-2026 - 16.00Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Perintah Mendadak Trump Guncang Israel Netanyahu Terkejut
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan dilanda keterkejutan dan kekhawatiran mendalam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan kontroversial di platform media sosialnya. Dalam unggahan tersebut, Trump secara eksplisit melarang Israel untuk menyerang Lebanon. Internationalmedia.co.id – News melaporkan bahwa peristiwa ini mencuat pada Sabtu (18/4/2026), memicu gelombang pertanyaan di kancah diplomasi internasional.

Dalam unggahan di Truth Social, Trump menuliskan, "Israel tidak akan lagi membombardir Lebanon." Ia menambahkan dengan penekanan kuat, "Mereka DILARANG melakukannya oleh AS. Cukup sudah!!!" Pernyataan tegas ini, yang dikutip dari AFP, sontak menciptakan kebingungan dan ketegangan di antara para pejabat Israel.

Perintah Mendadak Trump Guncang Israel Netanyahu Terkejut
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menurut laporan eksklusif situs berita Amerika Serikat, Axios, yang mengutip sumber-sumber internal, para pejabat Israel pertama kali mengetahui unggahan Trump ini dari laporan media, alih-alih melalui jalur komunikasi diplomatik resmi. Kondisi ini mendorong Pemerintah Israel untuk segera meminta klarifikasi dari Gedung Putih mengenai maksud sebenarnya di balik unggahan Presiden Trump tersebut.

Ironisnya, pernyataan Trump ini dilaporkan bertolak belakang dengan teks perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Lebanon yang baru saja dirilis oleh Departemen Luar Negeri AS pada hari Kamis lalu. Berdasarkan perjanjian tersebut, Israel mempertahankan haknya untuk melakukan tindakan militer, bahkan di tengah periode gencatan senjata, "guna membela diri, kapan saja, terhadap serangan yang direncanakan, akan segera terjadi, atau sedang berlangsung."

Sebelumnya, pada hari Kamis, Trump sendiri yang mengumumkan bahwa Israel dan Lebanon telah menyetujui gencatan senjata berdurasi 10 hari. Amerika Serikat telah aktif mendesak tercapainya kesepakatan gencatan senjata ini selama beberapa hari terakhir, sambil secara paralel mengupayakan tercapainya kesepakatan damai dengan Iran. Situasi ini menyoroti kompleksitas diplomasi Timur Tengah dan potensi ketegangan antara sekutu dekat, terutama ketika komunikasi dilakukan melalui platform non-tradisional.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

PBB Berduka Tentara Prancis Gugur di Lebanon

18-04-2026 - 21.00

Hormuz Mencekam Iran Tutup Lagi Jalur Vital Dunia

18-04-2026 - 18.15

Timur Tengah Memanas Trump Beri Perintah Mengejutkan

18-04-2026 - 18.00

Trump Bikin Iran Gerah

18-04-2026 - 16.30

Jalur Krusial Dunia Terancam Uni Eropa Bereaksi Keras

18-04-2026 - 16.15

Klaim Trump Dibantah Iran Uranium Tak Bergeser

18-04-2026 - 12.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.