Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Paus Fransiskus Tutup Usia: Wasiat Sederhana untuk Pemakamannya
Trending Indonesia

Paus Fransiskus Tutup Usia: Wasiat Sederhana untuk Pemakamannya

GunawatiBy Gunawati23-04-2025 - 04.00Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Paus Fransiskus Tutup Usia: Wasiat Sederhana untuk Pemakamannya
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id memberitakan kepergian Paus Fransiskus pada Senin (21/4) pukul 07.35 waktu setempat di usia 88 tahun. Kardinal Kevin Farrell, Camerlengo Vatikan, mengumumkan kabar duka tersebut melalui siaran televisi Vatikan. Kepergian Paus pertama dari Amerika Latin ini membuka babak baru bagi Gereja Katolik, memasuki masa Papal Interregnum—periode antara wafatnya Paus dan terpilihnya penggantinya. Para Kardinal di bawah usia 80 tahun akan berkumpul di Vatikan untuk memilih Paus selanjutnya, proses yang biasanya memakan waktu dua hingga tiga minggu.

Kepergian pemimpin umat Katolik dunia ini juga mengungkap wasiat terakhirnya yang mengejutkan. Berbeda dengan tradisi berabad-abad, Paus Fransiskus memilih pemakaman yang sederhana. Ia menolak praktik pemakaman tiga peti jenazah bertingkat yang terbuat dari kayu cemara, timah, dan ek. Sebaliknya, ia meminta peti jenazah sederhana dari kayu berlapis seng. Jenazahnya pun tak akan disemayamkan di atas panggung tinggi di Basilika Santo Petrus seperti para Paus sebelumnya, meskipun masyarakat tetap diperbolehkan memberikan penghormatan terakhir.

Paus Fransiskus Tutup Usia: Wasiat Sederhana untuk Pemakamannya
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih mengejutkan lagi, Paus Fransiskus menginginkan makam tanpa hiasan di halaman Basilika Santa Maria Maggiore, Roma. Ia meminta batu nisan bertuliskan satu kata saja: "Fransiskus". Keinginan ini tertuang dalam surat wasiat yang dirilis Vatikan. Keputusan ini menjadikan Paus Fransiskus sebagai Paus pertama dalam lebih dari seabad yang dimakamkan di luar Vatikan, meskipun beberapa Paus sebelumnya juga dimakamkan di Santa Maria Maggiore. Basilika ini dipilih karena memiliki makna pribadi bagi Paus Fransiskus, tempat ia sering berdoa. Biaya pemakamannya sendiri ditanggung oleh seorang dermawan yang namanya dirahasiakan. Kisah sederhana Paus Fransiskus, bahkan hingga akhir hayatnya, menjadi warisan abadi bagi dunia.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Peringatan Mengejutkan Trump Iran Dalam Bahaya

10-01-2026 - 23.00

Trump Bikin Dunia Bergetar Iran Korut Meksiko Greenland

10-01-2026 - 21.15

Iran Bergejolak Militer Turun Tangan

10-01-2026 - 21.00

Efek Penangkapan Maduro Puluhan Warga Nikaragua Ditahan

10-01-2026 - 18.45

Negeri Es Ini Tak Sudi Jadi Bagian Amerika Serikat

10-01-2026 - 18.00

Pyongyang Murka Drone Mata Mata Terungkap

10-01-2026 - 16.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.