Internationalmedia.co.id – News – Suasana perayaan Hari Kemerdekaan di sebuah perumahan di Desa Sekarkurung, Kebomas, Gresik, mendadak berubah menjadi ajang "sidang rumah tangga" yang mengundang tawa. Bukan lomba panjat pinang atau balap karung, warga RT 05 RW 04 justru menggelar Lomba Ngomel Bojo, sebuah kompetisi unik di mana para istri secara bergantian meluapkan "unek-unek" kepada suami mereka.
Dilaksanakan pada Minggu malam (16/8) di halaman RT setempat, lomba ini menjadi panggung bagi para istri untuk menyuarakan keresahan sehari-hari. Materi omelan yang disampaikan pun sangat relevan dengan kehidupan rumah tangga, mulai dari kebiasaan suami yang terlalu sering nongkrong, gemar ngopi, hingga hobi memelihara burung yang menyita waktu, demikian laporan internationalmedia.co.id.

Nur Sholeh, Sekretaris RW setempat, menjelaskan bahwa konsep lomba sengaja dirancang santai dan menghibur. Tujuannya agar para ibu bisa mengungkapkan keresahan mereka tanpa suasana yang tegang atau serius. "Peserta bebas berkreasi selama omelan yang disampaikan tetap membawa pesan moral," ujarnya.
Ia menambahkan, meski terkesan seperti ajang "bongkar-bongkar" kebiasaan suami, lomba ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk mempermalukan. Sebaliknya, kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya keseimbangan antara hobi, waktu bersama teman, dan tanggung jawab terhadap keluarga. "Suami tetap boleh menjalankan hobi, ngopi maupun berkumpul dengan teman. Namun, semua harus dilakukan secukupnya dan tidak sampai mengabaikan keluarga," tegas Nur Sholeh.
Nur Sholeh juga menyoroti bahwa lomba ini berfungsi sebagai wadah efektif bagi para ibu untuk menyampaikan aspirasi dan keluh kesah mereka. Dengan kemasan yang jenaka dan mengundang tawa, pesan-pesan tersebut dapat tersampaikan dengan ringan dan diterima dengan baik oleh semua pihak. "Lomba ini untuk hiburan sekaligus menyampaikan keresahan ibu-ibu," pungkasnya, menunjukkan betapa cerdasnya warga Gresik dalam merayakan kemerdekaan dengan cara yang penuh makna dan gelak tawa.
