Sebuah insiden keributan yang terekam dalam video dan beredar luas di media sosial menggemparkan Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Menanggapi situasi tersebut, pihak kepolisian dengan sigap turun tangan ke lokasi. Internationalmedia.co.id – News mengamati, rekaman viral itu menunjukkan adanya potensi konflik di tengah-tengah jemaat.
Rekaman yang diakses oleh internationalmedia.co.id pada akhir pekan lalu memperlihatkan adegan di mana sekelompok orang berkumpul di area gereja, sementara jemaat lainnya berada di dalam ruangan. Salah satu momen yang paling menyorot perhatian adalah penampakan seseorang yang diduga membawa senjata tajam, menambah ketegangan dalam insiden tersebut dan memicu kekhawatiran publik.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya telah memonitor kejadian sejak awal dan langsung mengambil langkah proaktif untuk meredakan situasi. "Sudah (kami monitor), mohon waktu ya," ujar Kombes Indra Waspada saat dikonfirmasi, menunjukkan keseriusan penanganan.
Saat ini, tim kepolisian yang dipimpin Kombes Indra tengah berada di Kecamatan Rajeg untuk melakukan mediasi intensif antara pihak-pihak yang terlibat. Upaya ini diharapkan dapat meredakan ketegangan dan mencari solusi damai bagi semua pihak. "Malam ini kita lagi mediasi di Kecamatan Rajeg," tambahnya, menekankan fokus pada penyelesaian konflik secara musyawarah.
Kombes Indra juga menegaskan bahwa situasi di lokasi kejadian tetap kondusif dan terkendali berkat kehadiran aparat. Mengenai informasi adanya individu yang membawa senjata tajam, ia meminta publik untuk bersabar selagi pihak kepolisian melakukan pendalaman lebih lanjut dan mengumpulkan bukti-bukti yang akurat. "Aman (situasi), sabar ya mohon waktu," pungkasnya, mengindikasikan bahwa investigasi masih berjalan untuk mengklarifikasi semua detail insiden.
