Sebuah jaringan peredaran narkotika jenis etomidate yang beroperasi melalui laboratorium rahasia (clandestine lab) di apartemen mewah berhasil dibongkar tuntas oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, pengungkapan ini mencakup dua lokasi strategis di Tangerang dan Penjaringan, Jakarta Utara, serta mengamankan seorang warga negara asing (WNA) asal China yang menjadi dalang di balik operasi gelap ini.
Pelaku, seorang WNA asal China, diduga telah menjalankan bisnis haram ini selama kurang lebih satu bulan, mengemas etomidate sebagai cairan vape yang siap diedarkan. Dalam periode singkat tersebut, diperkirakan setidaknya 15.000 unit cartridge vape berisi narkotika berbahaya ini telah menyebar luas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, dengan dugaan penjualan telah dilakukan sebanyak tiga kali.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Ahmad David, dalam keterangannya kepada awak media pada Kamis lalu, menegaskan bahwa pengungkapan ini melibatkan jaringan internasional. Menurut David, pelaku dengan cerdik menyamarkan apartemennya sebagai laboratorium pembuatan cartridge, lengkap dengan desain ruangan yang menipu. Modus operandi penjualannya pun tergolong rapi, menggunakan sistem ‘drop point’ dan komunikasi intensif melalui platform media sosial untuk menghindari deteksi.
Dari lokasi penggerebekan, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti krusial. Sebanyak 350 unit cartridge etomidate siap edar diamankan, bersama dengan 2,8 kilogram bahan baku etomidate. Kombes David menjelaskan, jumlah bahan baku tersebut memiliki potensi untuk memproduksi hingga 14.000 unit cartridge etomidate. Lebih lanjut, terungkap bahwa bahan baku narkotika ini diselundupkan dari Vietnam, menunjukkan skala operasi yang terorganisir.
Menyikapi maraknya peredaran narkoba terselubung, Kombes David mengimbau masyarakat untuk proaktif memberikan informasi kepada pihak berwajib apabila menemukan indikasi peredaran gelap narkotika di lingkungan mereka. Ia juga menekankan pentingnya menjauhi obat-obatan terlarang demi mewujudkan generasi muda Indonesia yang bebas narkoba dan gemilang di masa depan. Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti dan alat pendukung telah diamankan di kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk proses pemeriksaan dan pengembangan kasus lebih lanjut.
