Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Netanyahu Dihujani Kecaman Oposisi Gencatan Senjata Iran
Trending Indonesia

Netanyahu Dihujani Kecaman Oposisi Gencatan Senjata Iran

GunawatiBy Gunawati08-04-2026 - 16.15Tidak ada komentar2 Mins Read5 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Netanyahu Dihujani Kecaman Oposisi Gencatan Senjata Iran
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id – News – Gelombang kritik keras menerjang Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyusul kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Para pemimpin oposisi Israel menuding Netanyahu gagal total mencapai tujuan perang yang telah ia canangkan, bahkan menyebutnya sebagai "bencana politik" yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Gencatan senjata yang disepakati AS dan Iran ini berdurasi dua minggu, sebuah langkah yang disebut sebagai upaya terakhir untuk mencegah kehancuran total Iran, seperti yang sempat diancamkan oleh Presiden AS Donald Trump. Sumber dari Gedung Putih mengindikasikan bahwa Israel juga menyetujui penangguhan serangan terhadap Teheran. Namun, kantor Netanyahu mengklarifikasi bahwa dukungan Israel ini "tidak termasuk Lebanon," di mana pasukan Israel masih terlibat pertempuran sengit dengan kelompok Hizbullah yang didukung Iran.

Netanyahu Dihujani Kecaman Oposisi Gencatan Senjata Iran
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Yair Lapid, pemimpin oposisi utama Israel, tak segan melontarkan kecaman pedas melalui media sosial X. "Tidak pernah ada bencana politik seperti ini sepanjang sejarah kita. Israel bahkan tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan mengenai inti keamanan nasional kita," ujarnya, seperti dilansir AFP pada Rabu (8/4/2026). Lapid menambahkan bahwa meskipun militer telah menjalankan tugasnya dengan baik dan masyarakat menunjukkan ketahanan, Netanyahu "telah gagal secara politik, gagal secara strategis, dan tidak mencapai satu pun tujuan yang telah dia tetapkan sendiri."

Sebelumnya, Netanyahu telah menetapkan beberapa tujuan utama dalam konflik ini: memusnahkan atau setidaknya melemahkan program nuklir Iran secara signifikan, menetralkan kemampuan rudal balistik Iran, melemahkan atau menggulingkan rezim Iran, serta mengekang pengaruh regional Teheran dengan menargetkan jaringan sekutunya. Lapid menyimpulkan, "Akan butuh waktu bertahun-tahun bagi kita untuk memperbaiki kerusakan politik dan strategis yang disebabkan Netanyahu karena kesombongan, kelalaian, dan kurangnya perencanaan strategis."

Kritik senada datang dari Ketua Partai Demokrat Israel, Yair Golan. Ia menyebut gencatan senjata ini sebagai "kegagalan strategis" Netanyahu. "Dia menjanjikan kemenangan bersejarah dan keamanan untuk generasi mendatang, dan dalam praktiknya, kita mendapatkan salah satu kegagalan strategis paling parah yang pernah dialami Israel. Ini adalah kegagalan total yang membahayakan keamanan Israel selama beberapa tahun ke depan," tegas Golan.

Anggota parlemen dan tokoh oposisi lainnya, Avigdor Liberman, juga menyuarakan kekhawatirannya. Menurutnya, gencatan senjata ini justru "memberikan rezim Iran kesempatan untuk melakukan regroup." Liberman menekankan bahwa kesepakatan apa pun dengan Iran yang tidak mencakup penolakan penghancuran Iran, pengayaan uranium, produksi rudal balistik, dan dukungan untuk organisasi teroris di kawasan itu, hanya akan berarti "kita harus kembali ke kampanye lainnya dalam kondisi yang lebih sulit dan membayar harga yang lebih mahal."

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Kapal Tanker Dibajak Laut Somalia Kembali Gentayangan

25-04-2026 - 23.45

Iran Bocorkan Alasan Sebenarnya AS Berunding

25-04-2026 - 21.30

Timur Tengah Bergolak Tiga Kapal Induk AS dan Manuver Iran

25-04-2026 - 21.15

Menantu Trump Tiba di Pakistan Iran Tolak Bertemu Langsung

25-04-2026 - 21.00

Pria Ini Dihukum Gantung Iran Diduga Agen Mossad

25-04-2026 - 18.30

Iran dan AS Akankah Berdamai

25-04-2026 - 18.15
Leave A Reply Cancel Reply

Footer Logo - 48 Media Partners

MEDIA PARTNERS

bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

MORE MEDIA PARTNERS → SWIPE TO EXPLORE

cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.