Internationalmedia.co.id – News PDI Perjuangan (PDIP) mengambil sikap atas tragedi dugaan pencurian ayam di Tabanan, Bali, yang berujung pada tewasnya seorang pria akibat pengeroyokan massa. Partai berlambang banteng moncong putih ini menegaskan komitmennya untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, di Jakarta Pusat baru-baru ini.
"Yang di Bali, kami akan segera tindak lanjuti untuk memberikan bantuan kepada korban," tegas Hasto, seperti dikutip dari Antara.

Meskipun rincian spesifik mengenai bentuk bantuan belum dijelaskan secara gamblang, Hasto memastikan bahwa PDIP akan berdiri di garis depan untuk mendukung penegakan keadilan bagi seluruh rakyat. Komitmen ini menunjukkan kepedulian partai terhadap kasus-kasus yang melibatkan masyarakat kecil dan rentan.
Insiden tragis ini bermula dari dugaan pencurian ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Seorang pria berinisial KD dilaporkan tewas setelah menjadi korban pengeroyokan massa. Pihak kepolisian setempat, melalui Kapolsek Baturiti Kompol I Nyoman Darsana, mengonfirmasi bahwa penyelidikan mendalam sedang berlangsung.
"Saat ini penyidik masih mendalami dua aspek utama dalam perkara tersebut, yakni dugaan tindak pidana pencurian ayam serta insiden aksi massa yang terjadi setelahnya," jelas Kompol Darsana. Penyelidikan ganda ini bertujuan untuk mengungkap kebenaran di balik dugaan pencurian serta menindak pelaku pengeroyokan yang menyebabkan kematian KD. Kasus ini menjadi sorotan publik dan diharapkan dapat diselesaikan dengan adil dan transparan.
