Sebuah video mengharukan menjadi perbincangan hangat di media sosial, menampilkan seorang kakek yang wafat saat khusyuk bertadarus di Masjid Nurul Huda, Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah. Almarhum diketahui bernama Djumari, berusia 76 tahun. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, momen pilu namun damai ini terekam kamera pengawas masjid dan menyebar luas setelah diunggah oleh putrinya.
Video yang pertama kali dibagikan oleh Yuni Nuraini, putri almarhum Djumari, melalui akun Instagram pribadinya, menunjukkan rekaman CCTV dari dalam masjid. Terlihat beberapa pria paruh baya duduk melingkar, dengan tenang membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an. Tiba-tiba, Djumari yang duduk di salah satu ujung lingkaran, terlihat limbung dan kemudian tergeletak.

Awalnya, jemaah lain tampak tidak menyadari kejadian tersebut, tetap fokus pada bacaan mereka. Dalam rekaman, terlihat kaki Djumari sempat berselonjor dan tangannya bergerak pelan sebelum akhirnya Al-Qur’an yang dipegangnya terjatuh dari meja kecil di hadapannya. Sekitar dua menit berselang, salah satu jemaah akhirnya melihat Djumari dalam posisi terlentang dan segera bergegas memberikan pertolongan.
Rosidi (75), Takmir Masjid Nurul Huda yang juga berada di lokasi saat kejadian, mengonfirmasi bahwa peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 8 Agustus, setelah salat Magrib. "Itu pas ngaji Sabtu malam habis salat Magrib langsung sampai salat Isya," ujar Rosidi saat ditemui internationalmedia.co.id di Masjid Nurul Huda pada Rabu (12/8) sore. Ia menambahkan, tadarus tersebut diikuti oleh sekitar 12 jemaah pria sepuh, dan Djumari berpulang tak lama setelah menyelesaikan bacaannya. Kisah kepergian Djumari yang damai saat beribadah ini pun menyentuh hati banyak warganet.
