Warga Jakarta Selatan digegerkan oleh aksi pembobolan sebuah rumah makan khas Minangkabau di kawasan Pasar Minggu. Kejadian ini segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian setelah menerima laporan melalui layanan darurat 110. Internationalmedia.co.id – News merangkum, dalam waktu yang hampir bersamaan, aparat juga berhasil menangani kasus anak hilang di wilayah yang sama, menunjukkan respons cepat kepolisian.
Kompol Anggiat Sinambela, Kapolsek Pasar Minggu, mengungkapkan bahwa timnya bergerak sigap menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk melalui Layanan Polisi 110. "Personel Polsek Pasar Minggu bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat yang diterima melalui Layanan polisi 110 terkait dugaan tindak pencurian di sebuah rumah makan," jelas Kompol Anggiat pada Senin (20/7). Insiden pembobolan ini menimpa Rumah Makan Sederhana Bundo yang berlokasi di Jalan Asakinah RT 02 RW 02, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Sabtu (18/7) malam.

Akibat aksi pencurian ini, pihak korban mengalami kerugian yang tidak sedikit. Sejumlah barang berharga raib digondol pelaku, termasuk uang tunai sebesar Rp 1 juta, tiga unit ponsel pintar dengan merek Xiaomi, Redmi, dan Vivo. Tak hanya itu, kotak amal yang biasanya berisi sumbangan pelanggan juga ikut digasak, meskipun jumlah pasti uang di dalamnya belum dapat ditaksir. Menurut keterangan, ponsel-ponsel tersebut dicuri dari laci, sementara kotak amal diambil dari meja makan.
Di hari yang sama dengan insiden pembobolan rumah makan, kesigapan personel Polsek Pasar Minggu kembali diuji dengan adanya laporan penemuan seorang anak laki-laki yang tersesat. Bocah tersebut ditemukan di kawasan Jalan Ampera Raya No. 5, RT 004 RW 002, Cilandak Timur, Pasar Minggu. Berkat respons cepat petugas, anak yang kebingungan itu berhasil dipertemukan kembali dengan orang tuanya.
Kompol Anggiat menegaskan, "Personel bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat yang diterima melalui Call Center 110 terkait ditemukannya seorang anak laki-laki yang diduga tersesat." Kedua insiden ini menunjukkan efektivitas layanan darurat Polri 110 dalam merespons berbagai laporan masyarakat. Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku pembobolan Rumah Makan Sederhana Bundo.
