Seorang pemuda berusia 19 tahun berinisial MTAK kini menjadi fokus pencarian tim SAR gabungan setelah dilaporkan hanyut di aliran Kali Banjir Kanal Barat (BKB), kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Insiden tragis ini bermula dari upaya korban mengambil kunci miliknya yang terlempar ke kali. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, pencarian intensif telah dilakukan sejak Minggu (2/8) dan dilanjutkan pada Senin (3/8/2026).
Menurut keterangan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Desiana Kartika Bahari, yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (1/8) malam. Desiana menjelaskan, MTAK mulanya terlibat cekcok dengan teman wanitanya. Dalam suasana emosi, kunci milik korban tak sengaja terlempar dan jatuh ke dalam arus kali.

Tanpa pikir panjang, MTAK langsung melompat ke air, berupaya meraih kembali kunci tersebut. Namun, saat berusaha berenang kembali menuju tanggul, korban diduga kuat tak mampu melawan derasnya arus Kali BKB. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian sempat berupaya memberikan bantuan berupa alat pengapung. Sayangnya, upaya itu tak membuahkan hasil; MTAK terbawa arus dan menghilang dari pandangan.
Tim SAR gabungan, terdiri dari berbagai unsur, telah menyisir sepanjang aliran Kali Banjir Kanal Barat. Penyisiran dilakukan secara komprehensif, menggunakan perahu karet untuk menyusuri air dan pengamatan visual melalui jalur darat. Pada Minggu (2/8), area pencarian telah diperluas hingga radius 2 kilometer dari titik awal korban hanyut.
Meski demikian, hingga petang kemarin, MTAK belum juga ditemukan, memaksa tim untuk melanjutkan operasi pencarian pada pagi hari ini. Desiana menambahkan, "Kami akan melakukan evaluasi terhadap area pencarian dan mengoptimalkan metode pencarian agar korban dapat segera ditemukan," menunjukkan komitmen penuh dalam upaya evakuasi ini. Insiden ini menjadi pengingat akan bahaya arus sungai yang kerap diremehkan, terutama dalam kondisi emosi yang tidak stabil. Pencarian MTAK masih terus berlangsung, dengan harapan dapat segera menemukan titik terang.
