Internationalmedia.co.id – Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, secara mengejutkan menyatakan keinginannya untuk menominasikan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebagai kandidat penerima Penghargaan Nobel Perdamaian. Pernyataan ini sontak memicu perdebatan dan spekulasi mengenai alasan di balik dukungan Meloni terhadap Trump.
Meloni mengungkapkan bahwa harapan ini didasari keyakinannya bahwa Trump memiliki potensi untuk mengakhiri konflik yang berkecamuk di Ukraina. Dalam konferensi pers usai pertemuan dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz, Meloni menyatakan, "Saya berharap suatu hari nanti kita dapat menganugerahkan Hadiah Nobel Perdamaian kepada Donald Trump," seperti dilansir AFP.

Lebih lanjut, Meloni meyakini bahwa jika Trump mampu memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Ukraina, maka pencalonannya untuk Nobel Perdamaian akan menjadi pantas.
Pernyataan Meloni ini muncul di tengah sorotan terhadap inisiatif Trump membentuk Dewan Perdamaian atau Board of Peace. Italia sendiri belum memberikan indikasi akan bergabung dengan dewan tersebut. Meloni menjelaskan bahwa Italia menghadapi "masalah konstitusional" terkait hal ini.
Menurut laporan media, konstitusi Italia tidak memungkinkan negara tersebut untuk bergabung dengan organisasi yang dipimpin oleh seorang pemimpin asing tunggal. Sementara itu, Trump diketahui menjabat sebagai ketua "Dewan" tersebut, sekaligus menjadi perwakilan AS dan ketua dewan eksekutifnya.

