Internationalmedia.co.id – News – Kerajaan Arab Saudi, melalui Putra Mahkota Mohammed bin Salman, dengan tegas menyatakan tidak akan mentolerir penggunaan wilayahnya sebagai pangkalan untuk melancarkan serangan terhadap Republik Islam Iran. Sikap krusial ini disampaikan MBS dalam sebuah percakapan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, sebagaimana dilansir dari laporan AFP, Rabu (28/1/2026).
Dalam pernyataan lebih lanjut yang dikutip dari Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman menekankan komitmen Kerajaan untuk menghormati penuh kedaulatan Republik Islam Iran. Ia secara eksplisit menegaskan bahwa "Kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayahnya digunakan untuk tindakan militer apa pun terhadap" Iran. Penegasan ini menggarisbawahi posisi Riyadh yang konsisten dalam menjaga prinsip non-intervensi dan penghormatan terhadap integritas teritorial negara lain.

Sikap tegas Riyadh ini dipandang sebagai upaya strategis untuk meredakan ketegangan di kawasan dan menegaskan komitmen Arab Saudi untuk tidak terlibat dalam eskalasi konflik yang berpotensi mengganggu stabilitas regional yang rapuh. Ini juga mencerminkan keinginan untuk membangun jembatan diplomatik di tengah dinamika geopolitik yang kompleks.
Pernyataan Pangeran Mohammed bin Salman ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan regional yang dipicu oleh pengerahan kekuatan militer Amerika Serikat di dekat Iran. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan bahwa "armada besar" telah dikerahkan ke kawasan tersebut. Militer AS mengonfirmasi kedatangan kapal induk USS Abraham Lincoln beserta kelompok tempurnya di Timur Tengah. Trump, dalam wawancara dengan media Axios yang dikutip oleh The Times of Israel dan TASS pada Selasa (27/1), bahkan membandingkan pengerahan ini dengan operasi di Venezuela yang berujung pada penggulingan dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro. "Kita memiliki armada besar di dekat Iran. Lebih besar dari Venezuela," tegas Trump, mengindikasikan skala pengerahan yang signifikan.
(internationalmedia.co.id/internationalmedia.co.id)

