Warga Kota dan Kabupaten Malang dikejutkan oleh fenomena suara dentuman misterius pada Selasa malam (8/9). Internationalmedia.co.id – News melaporkan, kejadian ini sontak memicu kehebohan di tengah masyarakat, mengingat sumber suara yang belum dapat dipastikan. Awalnya, banyak yang menduga suara tersebut berasal dari aktivitas lokal seperti sound system atau proyek konstruksi. Namun, fakta bahwa dentuman terdengar hampir bersamaan di berbagai kecamatan yang berjauhan, mulai dari Blimbing, Bumiayu, Lowokwaru, hingga Lawang dan Bululawang, Kabupaten Malang, mengindikasikan skala kejadian yang lebih luas.
Kejadian ini dengan cepat menjadi topik perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Seorang warga dengan akun Threads sesilia.dinan, seperti dikutip internationalmedia.co.id pada Rabu (9/9), mengungkapkan kebingungannya, "Barusan ada dentuman ya di malang ? atau aku salah dengar." Laporan serupa terus bermunculan dari berbagai penjuru Malang, memperkuat dugaan adanya fenomena tak biasa yang melanda kota tersebut.

Menanggapi keresahan warga, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Karangploso, Kabupaten Malang, turut angkat bicara. Prakirawan BMKG, Linda Fitrotul, saat dikonfirmasi internationalmedia.co.id pada Rabu (9/9), secara tegas menyatakan bahwa dentuman tersebut "kalau dari faktor cuaca bukan." Linda juga memastikan bahwa suara misterius itu bukan berasal dari aktivitas militer. "Kami juga menanyakan kepada Lanud Abdulrachman Saleh, apakah ada aktivitas latihan pesawat atau tidak. Informasi dari Lanud Abdulrachman Saleh tidak ada latihan pesawat," jelasnya.
Saat ini, pihak BMKG tengah berkoordinasi intensif dengan Stasiun Geofisika. Tujuannya adalah untuk memeriksa apakah ada rekaman suara dentuman tersebut oleh sensor seismik atau alat pendeteksi lainnya. Penelusuran ini diharapkan dapat memberikan titik terang mengenai asal-usul dentuman yang telah menghebohkan warga Malang tersebut, sementara misteri di balik suara aneh itu masih menyelimuti.
