Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta tengah menggodok sebuah usulan signifikan yang berpotensi meringankan beban mobilitas para pelajar di Ibu Kota. Internationalmedia.co.id – News – Komisi B DPRD DKI Jakarta secara resmi mengusulkan agar siswa sekolah dapat dimasukkan ke dalam daftar penerima Kartu Layanan Gratis (KLG) Transjakarta. Usulan ini, yang disampaikan oleh Ketua Komisi B, Nova Paloh, dalam rapat bersama eksekutif di gedung DPRD DKI Jakarta baru-baru ini, bertujuan untuk mendukung penuh pergerakan dan aksesibilitas pendidikan bagi generasi muda.
Nova Paloh menegaskan pentingnya kebijakan ini, mendesak agar pelajar dipertimbangkan untuk bergabung dengan 15 golongan masyarakat yang saat ini telah menikmati fasilitas transportasi gratis tersebut. "Pelajar ini akan direncanakan untuk mendapatkan KLG ke depan? Kartu Layanan Gratis. Nah, ini sangat penting," ujar Nova, menekankan urgensi usulan tersebut dalam rapat.

Menanggapi potensi kekhawatiran mengenai penambahan beban subsidi, Nova Paloh meyakini bahwa kebijakan ini tidak akan serta-merta membebani anggaran daerah. Ia menjelaskan, skema pemberian KLG bagi pelajar dapat diimplementasikan tanpa menambah alokasi subsidi, asalkan tetap berada dalam kerangka anggaran yang telah tersedia. "Saya rasa kan ini tidak menambah subsidi, Pak. Hari ini masih tetap," tegasnya.
Lebih lanjut, Nova melihat pemberian KLG khusus pelajar sebagai sebuah terobosan inovatif yang dapat menjadi ciri khas Jakarta dalam pelayanan transportasi publik. Namun demikian, ia menekankan perlunya kajian mendalam terkait skema dan mekanisme penerapannya. Salah satu poin krusial yang disoroti adalah potensi tumpang tindih manfaat, misalnya ketika orang tua siswa sudah menjadi penerima KLG, sementara anaknya juga berstatus pelajar. "Ini hasil salah satu rekomendasi Komisi B, pelajar ini harus dapat KLG, Kartu Layanan Gratis. Nanti spesifikasinya seperti apa, semuanya coba dikaji lagi," jelasnya, meminta agar detail teknis dipertimbangkan secara matang.
Nova Paloh berharap usulan strategis ini dapat segera dibahas lebih lanjut bersama pihak Transjakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia optimis bahwa layanan gratis bagi pelajar ini akan menjadi salah satu terobosan penting dalam pengembangan transportasi publik di Ibu Kota. "Kalau tidak ada penambahan subsidi, kenapa enggak? Ini terobosan buat ke depannya, khas Jakarta, untuk menambahkan. Saya rasa bagus, tapi coba dikaji lebih matang lagi," pungkasnya, menegaskan kembali pentingnya analisis komprehensif sebelum implementasi.
